Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Festival Mata Air 6 Bakal Digelar di Getasan

Festival Mata Air 6 Bakal Digelar di Getasan

SALATIGA—Komunitas Tanam Untuk Kehidupan (TUK) Salatiga kembali menggelar Festival Mata Air (FMA) 6 pada 13 hingga 15 Juni mendatang di Lapangan Desa Tajuk, Getasan, Kabupaten Semarang. Dalam acara yang mengambil tema Garuda di Mata Air Indonesia ini, TUK akan menghadirkan rangkaian kegiatan berupa diskusi budaya, panggung budaya, diskusi lingkungan serta kegiatan kampanye lingkungan lainnya.

Salah satu panitia acara, Jatmiko dalam siaran persnya mengungkapkan, perjuangan TUK didasarkan pada kecintaan para anggota komunitas terhadap semangat konservasi mata air. Salah satu pendorong terselenggaranya FMA 6 kali ini, kata Jatmiko, sebagai luapan kegembiraan terkait peningkatan debit mata air senjoyo.

“ Perjuangan kami juga didasarkan kenyataan bahwa debit mata air Senjoyo sejalan dengan bergulirnya kegiatan Konservasi Mata Air. Pada 1999, debit mata air Senjoyo sebesar 1.150 L/det, kemudian pada tahun 2009, menurun sebesar 900 L/det. Pada 2014, terjadi kenaikan debit mata air Senjoyo menjadi 1.617 L/det. Inilah salah satu alasan kenapa juga kita harus merayakan mata air,” terangnya.

Jatmiko menambahkan, Festival Mata Air 6 kali ini didukung oleh Kelompok Anak Tajuk Bernyanyi bersama Gading Suryadmaja, Tari Prajuritan Desa Tajuk, Drumblek Gareng, Tlatah Bocah, Ucup and the rebel project, Leonardo and his impecable six, Galih Folk fore, Wayang Kampung Sebelah, Karawitan Desa Tajuk, Sita and the Yoga Gank, Jathilan/Reog Tajuk, Kuno Kini, Mata Jiwa, Wanx-Wunx, Dendang Kampungan, Ska Tones Army, Laskar Kendeng, SAKI, Prodista, Astroboy, Langensuko, Nova Ruth, Soulucksme, Bingkai, Bandit on the project, Sistem Busuk Dari Dalam, Becak 45, G-Squad, Sunshine, Roots Stereo, AIMEE, Imperial, Jeremi dan lainnya. (Red/jurnalwarga)

Komentar Anda

You might also likeclose