Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Wadahi Relawan, BPBD Salatiga Bakal Dibentuk

Wadahi Relawan, BPBD Salatiga Bakal Dibentuk

SALATIGA–Guna mewadahi keberadaan relawan bencana di Salatiga, Pemkot Salatiga berencana membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersamaan dengan pemekaran sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Salatiga. hal ini diungkapkan Walikota Salatiga, Yulianto seusai acara dialog dengan tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah LSM se Salatiga di Rumah Dinas Walikota, Selasa (10/6) malam.

Yulianto menambahkan, pihaknya merasa bangga terhadap peran serta sejumlah relawan bencana di Salatiga yang beberapa kali ikut andil dalam penanggulangan dampak bencana di sejumlah wilayah. Yulianto menambahkan, kiprah sejumlah kelompok relawan seperti Salatiga Peduli, Komunitas Relawan Independen (KRI) Salatiga, PMI serta yang lainnya telah diakui oleh sejumlah daerah terdampak bencana.

“Salatiga ini adalah kota yang aman dari bencana, kebetulan juga, di kota ini banyak sekali gerakan masyarakat yang peduli terhadap kebencanaan. Ini menjadi penting bagi pemerintah kota untuk memberikan wadah dalam satu bendera BPBD. Target saya, sebelum anggota DPRD Salatiga dilantik, ini sudah ada realisasinya,” terang Yulianto.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Salatiga, Tri Sukrisdiyanto yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, sebagai sebuah kota yang aman dari bencana, Salatiga sering diminta bantuan oleh sejumlah daerah terdampak bencana untuk ikut andil dalam kegiatan pencegahan maupun pemulihan dampak bencana. Tri menyambut baik apabila Pemkot Salatiga akan membentuk BPBD sehingga gerakan para relawan dapat semakin terarah dan kompak.

“Dewasa ini, Salatiga memang membutuhkan wadah bagi relawan untuk melakukan pergerakan kemanusiaan. Banyak relawan di Salatiga yang memiliki inisiatif untuk menyumbang tenaga maupun materi apabila terjadi bencana di sejumlah daerah. Jika BPBD dapat segera dibentuk, menurut saya ini akan berdampak positif bagi Salatiga,” pungkasnya. (Guruh Cahyono/jurnalwarga)

Komentar Anda

You might also likeclose