Sunday , September 24 2017
Topik Terhangat

Sejumlah Pimpinan SKPD Dinilai Tak Loyal Dengan Walikota

Sejumlah Pimpinan SKPD Dinilai Tak Loyal Dengan Walikota

SALATIGA–Sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Salatiga dinilai tidak loyal terhadap Walikota Salatiga, Yulianto. Hal ini terungkap dalam dialog Walikota dengan sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se kota Salatiga yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Salatiga di Rumah Dinas Walikota, Selasa¬† (10/6) malam.

Salah satu tokoh masyarakat, Jayus Suhartono, mengungkapkan tidak loyalnya sejumlah pimpinan SKPD kepada Walikota salah satunya terlihat dari beberapakali pertemuan serupa yang tidak dihadiri oleh sejumlah pimpinan SKPD yang sama. Jayus menganggap, hal ini akan berdampak buruk bagi kinerja Pemkot Salatiga.

“Saya tidak usah menyebutkan siapa-siapa yang selalu tidak hadir dalam acara seperti ini. Tidak loyalnya sejumlah pimpinan SKPD kepada walikota sudah diketahui oleh masyarakat luas. Ini bisa menghambat kinerja pemkot kedepan. Pak Wali terlalu baik sehingga yang seperti ini hanya didiamkan saja,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Yulianto hanya menjawab secara normatif. Yulianto menganggap ketidakhadiran sejumlah pimpinan SKPD tersebut lantaran ada keperluan dinas yang tidak bisa ditinggalkan. Namun demikian, Yulianto mengisyaratkan bahwa penilaian masyarakat terkait tidak loyalnya para pimpinan SKPD tersebut memang benar.

“Mereka (yang tidak hadir) masih ada urusan dinas yang tidak bisa ditinggalkan. Bagi saya, asalkan tugas-tugas dilaksanakan dengan semestinya, tidak menjadi masalah. Kalau persoalan loyal dan tidak loyal, masyarakatlah yang menilai. Saya bukan superman, ini adalah kerja tim,” ungkap Yulianto.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Agus Rudiyanto justru membenarkan adanya sejumlah pimpinan SKPD yang tidak loyal terhadap kepemimpinan walikota. Rudi menganggap Walikota Yulianto tidak perlu mengambil sikap terkait hal ini.
“Kalau urusan SKPD itu tanggung jawab saya. Biar saya nanti yang memberikan teguran. Kalau Pak Wali yang marah-marah atau menegur, itu kurang pantas,” pungkas Rudi. (Guruh Cahyono/jurnalwarga)

Komentar Anda

You might also likeclose