Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Setelah Dicekoi CIU, Siswi SMP Di Boyolali Di Gilir 4 Pemuda

Setelah Dicekoi CIU, Siswi SMP Di Boyolali Di Gilir 4 Pemuda

Boyolali/Jurnal Warga – Seorang pelajar SMP  di Boyolali berinisial  ‘W’ ( 13 ), warga Kaliwungu, Kabupaten Semarang menjadi korban pencabulan empat pemuda, di sebuah hotel di wilayah Mojosongo, Boyolali.

Informasi yang dihimpun Jurnalwarga.com di Polres Boyolali menyebutkan, aksi cabul yang dilakukan ke empat pemuda  tersebut berawal dari perkenalan korban dengan tersangka ‘R’ (20) warga Ampel, Kabupaten Boyolali. Bermula dari perkenalan, keduanya menjadi akrab dan berpacaran, sebelum dicabuli bergantian dengan teman tersangka.

Kronologinya, Pada hari minggu yang lalu, korban diajak  pelaku ‘R’ di kostnya, sesampai di tempat kost korban dicabuli pelaku, dan sesudah pelaku melampiaskan hasratnya, datang tersangka ‘WNG’.  Oleh tersangka ‘WNG’, korban akan diantarkan pulang, kemudian mereka berboncengan bertiga.

Ternyata korban tidak diantarkan pulang, melainkan oleh kedua tersangka korban dibawa ke sebuah hotel di daerah Mojosongo. Di hotel tersebut, korban kembali dicabuli tersangka R. Sementara tersangka ‘WNG’ keluar membeli minuman keras. Setelah ‘WNG’ datang, korban gantian di cabuli ‘WNG’.

Tak hanya itu, tersangka ‘R‘ kemudian mengirim pesan singkat (SMS) kepada dua tersangka lain, ‘BS’ dan ‘JB’ untuk datang ke hotel. Korbanpun kembali digilir dua tersangka lainya, yang saat itu korban sudah berada di bawah pengaruh minuman keras. Korban sendiri baru diantar pulang oleh tersangka ‘BS’ dan ‘JB’ keesokan harinya.

Kapolres Boyolali, AKBP Budi  Sartono mengungkapkan, “Kasus ini terungkap setelah  orang tua korban curiga dengan kondisi anaknya. Setelah mendengar pengakuan dari anaknya, kedua orang tua korban lantas melapor ke Polres Boyolali”, jelas AKBP Budi.

Budi menambahkan, “Dari laporan orang tua korban, kami kemudian melakukan penyelidikan dengan waktu yang tidak lama kami berhasil menangkap para pelaku,” tambah Kapolres, Rabu (11/6).

Selain itu, karena perbuatanya, para tersangka akan diproses secara hukum “Ke empat tersangka akan dijerat dengan UU 23/2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda minimal Rp 60 juta”, jelasnya.(Dony Mahendra/Jurnal Warga)

Komentar Anda

You might also likeclose