Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Soal Sumbangan Pendidikan, DPRD Akan Panggil Kepala SMA N 1

Soal Sumbangan Pendidikan, DPRD Akan Panggil Kepala SMA N 1

SALATIGA— Kalangan DPRD Salatiga mempertanyakan adanya penarikan sumbangan yang diduga terjadi di SMA Negeri 1 Salatiga dalam penerimaan siswa baru tahun ini. Terkait hal ini, Komisi I DPRD akan memanggil kepala SMA N 1,  Wahyu Tri Astuti untuk dimintai klarifikasi.

Anggota komisi I DPRD Salatiga, Suniprat mengatakan, jika penarikan sumbangan tersebut tidak terkoordinasi dan tidak jelas peruntukannya, maka hal tersebut bisa dikatakan sebagai pungutan liar. “Jika memang terjadi hal seperti itu dan tidak ada koordinasi serta menyalahi regulasi, itu artinya liar,” tegas Suniprat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekertaris Komisi I DPRD, Septa Maya Hidayati. Maya mengatakan, pihaknya berencana memanggil Kepala SMA N 1 untuk dimintai klarifikasi terkait adanya penarikan sumbangan tersebut. “  terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Salatiga, Tedjo Supriyanto, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (17/6) mengaku tidak pernah diajak bicara oleh pihak sekolah.

“Kami belum pernah diajak bicara untuk konsultasi soal ini. Namun sejak jauh hari kami telah melakukan sosialisasi SK Walikota mengenai penerimaan peserta didik baru (PPDB) kepada semua tingkatan sekolah. Intinya, besaran sumbangan pendidikan jangan sampai memberatkan,” ungkap Tedjo.

Tedjo menambahkan, di dalam UU Nomor 20/2013 mengenai Sistem Pendidikan Nasional memang mewajibkan adanya keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. “Penarikan sumbangan memang tidak dilarang, harus melalui kesepakatan komite sekolah dan besarannya tidak ditentukan atau sukarela. Jika besaran sudah ditentukan dan waktu pembayaran sudah ditetapkan, itu bukan sumbangan namanya,” jelas Tedjo.

Adanya penarikan sumbangan pendidikan di SMA Favorit tersebut sebelumnya telah menuai protes dari kalangan orang tua calon siswa. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, besaran penarikan dana sumbangan tersebut mencapai Rp4 juta per calon siswa.

Kepala SMA N 1, Wahyu Tri Astuti, saat akan ditemui wartawan di sekolahnya, tidak berada di tempat. Salah satu pegawai sekolah, saat ditanya keberadaan kepala sekolah, mengatakan yang bersangkutan sedang mengikuti rapat. (Guruh Cahyono)

Komentar Anda

You might also likeclose