Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Upah Buruh Tak Di Bayar, Ratusan Buruh Datangi Dinsosnakertrans Kota Solo

Upah Buruh Tak Di Bayar, Ratusan Buruh Datangi Dinsosnakertrans Kota Solo

Solo Raya/Jurnal Warga – Pagi tadi ratusan buruh pabrik di Solo melakukan aksi demonstrasi, kali ini ratusan buruh dari PT. DSK (Dewi Samudra Kusuma) yang beralamat di Jl. Parang Kesit , Laweyan Kota Solo, Kamis (19/6) menyerbu Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jl. Slamet Riyadi No. 306 Solo.

Dalam aksinya massa buruh menuntut Dinsosnakertrans Kota Solo segera menyelesaikan kasus-kasus perburuhan di Kota Solo, serta mereka meminta Dinsosnakertrans melakukan supervisi menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tempat mereka bekerja, mereka juga menuntut hak buruh selama mereka bekerja di PT. DSK tersebut.

Para buruh mengeluhkan sistem kerja yang diberlakukan PT. DSK, karena para buruh bekerja 11 jam dalam satu hari, bahkan hari minggu para buruh juga bekerja, tanpa memperoleh hari libur pengganti. Selain itu PT. DSK juga telah menunggak gaji karyawan selama satu setengah bulan.

Menurut salah satu karyawan, Walyanti (47), selama 20 tahun dirinya bekerja di PT. DSK, dirinya mengaku keberatan jika akan di pindahkan ke kota lain yang di luar Kota Solo, dirinya mengaku ingin meminta pesangon selama dirinya bekerja jika pemindahan terhadap dirinya dilakukan oleh perusahaan, “Saya masuk Minggu, tapi tidak mendapat ganti libur di hari lain. Bahkan tidak digaji, hanya insentif separuh yang saya dapat. Tak lebih dari Rp12 ribu. Jika tidak masuk kerja, gajinya dipotong dua kali dari intensif,” jelasnya. Maka dari itu, mereka meminta kepada perusahaan untuk mem-PHK mereka, agar karyawan mendapat uang pesangon sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Diwaktu yang sama, Ketua DPC SPN Kota Solo Hudi Siswanto, mengatakan ‘’Pihak perusahaan tidak pernah ada itikad baik untuk datang ke Dinsosnakertrans Kota Solo mengenai permasalahan dengan karyawannya, bahkan pihak perusahaan mempekerjakan karyawannya diluar ketentuan Undang-Undang ketenagakerjaan, karyawan yang bekerja di PT.DSK tersebut bekerja selama 11 jam, hal itu sangat melanggar Undang-Undang yang telah diatur”, jelasnya kepada wartawan.

Disisi lain, Kepala Dinsosnakertrans Kota Solo Sumartono, menyampaikan, ‘’ Dinsosnakertrans akan melakukan pengawasan, dan meminta perusahaan wajib melaporkan ke dinas jika ada kejadian yang merugikan buruh’’ , pungkasnya. (Dony Mahendra/Jurnal Warga)

Komentar Anda

You might also likeclose