Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Hindari Mini Bus, Bus Dewi Sri Masuk Parit JLS

Hindari Mini Bus, Bus Dewi Sri Masuk Parit JLS

Hindari mini bus, Bus pariwisata Dewi Sri yang membawa rombongan paguyuban penjaga SD se-kabupaten Tegal dengan nomor polisi G 1543 AE, terperosok di parit Jalan lingkar selatan (JLS) Kumpulrejo, Salib Putih, Minggu (22/6) sekitar pukul 05.30 sore . Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun, 50 penumpang mengalami  shock.

Menurut keterangan sopir bus, Woyo (29) warga Tegal, kecelakaan terjadi, karena ada sebuah mini bus Avanza warna hitam yang menyalip dari belakan kemudian berhenti mendadak di depannya karena lampu merah. Naas, karena sedang pada jalan yang menurun, bus tak dapat di kontrol Woyo, san supir ahirnya membanting setir ke kiri dan masuk parit.

“Saya kaget ada Avanza memotong jalan saya dan langsung berhenti tepat di depan bus saya, saya sudah berusaha injak rem namun, karena bus saya ada diturunan jalan meski  sudah direm bus tidak bisa langsung berhenti. Saya kemudian banting setir ke kiri karena di depan lampu merah,” terang Woyo.

Woyo mengaku beruntung, meskipun bagian kiri bus rusak, semua penumpangnya selamat bahkan tidak ada yang terluka. “Saya bawa sekitar 50-an penumpang, semua selamat ga ada yang luka hanya kaget”katanya lagi.

Sementara itu, Abdul rosaq, (51), ketua rombongan tersebut mengaku kalau sopir menjalankan bus dengan kepatan rendah karena didepannya ada lampu merah. Kecelakaan terjadi karena ada sebuah minibus yang menyalip dari belakang dan kemudian berhenti tepat di depan bus.

“ Bus kami berjalan pelan dari atas, sebelum sampai di lampu merah tiba-tiba ada Avanza menyalip dari belakang dan berhenti, sopirpun kemudian memutuskan banting setir kekiri untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah” kata Adul.

Bus pariwisata Dewi Sri tersebut membawa rombongan dari UPTD Disdikpora kabupaten Kendal untuk berlibur ke Kopeng, saat kejadian tersebut, bus melaju dari arah Salib Putih menuju kesemarang untuk kemudian pulang ke Tegal.(gigih taja/Jurnalwaga)

Komentar Anda

You might also likeclose