Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Kecelakaan di Lopait, Satu Tewas

Kecelakaan di Lopait, Satu Tewas

Salatiga/Jurnal Warga – Selasa (24/6) malam telah tejadi kecelakaan di Jalan Raya Salatiga-Bawen, di depan RM ‘Rawa Permai’, Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang. Kecelekaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda CB yang dikendarai oleh Tony Setyadi (27) warga Rengas Rt 03 Rw 06, Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabuapten Semarang, yang menabrak sebuah truk.

Kecelakaan berawal saat korban akan pulang ke rumahnya di Ambarawa. Korban baru saja pulang kerja di pabrik asbes PT Tripilar Beton Mas (TBM) Noborejo, Salatiga. Korban saat itu naik motor Honda CB warna hitam, diduga dengan kecepatan tinggi dan sesampainya di lokasi kejadian tidak melihat jika di depannya (searah dengan korban) ada truk yang berhenti. Karena kecepatan tinggi, korban diduga kaget dan tidak dapat menghindar akhirnya menabrak truk dari belakang. Saat itu sopir dan kernet truk sedang mengganti ban yang pecah. Akibatnya, motor korban nyungsep di bawah truk dan tubuh korban terpelanting beberapa meter hingga mengalami luka parah di kepalanya.

Kecelakaan berawal saat korban hendak pulang ke rumah dari tempatnya bekerja di pabrik asbes PT. Tripilar Beton Mas (TBM) Noborejo, Kabupaten Semarang. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda CB warna Hitam yang melaju dengan kecepatan tinggi diduga tidak melihat jika di depanya terdapat truk yang sedang berhenti untuk mengganti ban.

Salah seorang saksi, Widodo (45) warga Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang menuturkan, bahwa dirinya mengetahui jika terjadi kecelakaan setelah mendengar bunyi benturan yang cukup keras. “Saya mendengar suara yang sangat keras serta suara mesin motor yang menderu, lalu saya mendekati lokasi tersebut, ternyata ada sosok lelaki yang sudah tergeletak di tengah jalan dengan bermandikan darah. lalu saya mencari sopir truk, ternyata sopir dan kernet sedang mengganti ban truk yang pecah, mereka tidak tahu jika ada pengendara motor yang menabraknya,” ungkapnya.

Korban sendiri merupakan anak terakhir dari empat bersaudara, dari pasangan suami istri Patmono-Asiyah. Rabu (25/6) siang tadi pukul 11.00 WIB jenasah korban dimakamkan di makam Rengas Tambakboyo Ambarawa. Hingga meningalnya, korban diketahui masih lajang. (Gigih Taja/Jurnal Warga)

Komentar Anda

You might also likeclose