Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Guru SMK N 2 Salatiga Temukan Mesin Pengolah Minyak Jelantah Menjadi Bio Solar

Guru SMK N 2 Salatiga Temukan Mesin Pengolah Minyak Jelantah Menjadi Bio Solar

SALATIGA—Marjito, 42, seorang guru teknik permesinan SMKN 2 Salatiga berhasil menemukan mesin pemroses bio solar yang berasal dari bahan minyak jelantah. Ditemui di ruang praktek siswa SMKN 2 Jl Parikesit, Dukuh, Sidomukti, Salatiga pada  Selasa (2/11), Marjito memperlihatkan cara kerja mesin tersebut bersama para siswanya.

Marjito mengatakan, bahan mentah minyak jelantah ia campurkan dengan hasil reaksi alkohol dan methanol untuk menghilangkan kadar air pada minyak jelantah. Untuk menghasilkan cairan bio solar, Marjito menggunakan mesin yang ia beri nama Waste Vegetable Oil Bio Diesel Processor  dalam waktu 30 menit tiap tahap.

“Ada tiga tahap pengolahan dari minyak jelantah menjadi bio solar. Yang pertama adalah tahap pre treatment  yaitu menghilangkan kadar air pada minyak jelantah, selanjutnya tahap reactor yakni tahap pencampuran minyak jelantah dengan pereaksi alkohol dan methanol dan yang terakhir tahap purifier atau pemurnian hingga mendapatkan bio solar yang bening,” terangnya.

Marjito berpendapat, bahan seperti minyak jelantah merupakan bahan sejenis limbah yang sangat berbahaya bagi kesehatan jika digunakan kembali untuk memasak. Marjito mengklaim, bio solar dari minyak jelantah yang diolah dengan mesinnya tersebut mampu menghasilkan bio solar dengan nol sulfur.

“Jika digunakan untuk minyak goreng lagi, ini sangat berbahaya karena dapat memicu radikal bebas. Namun jika ini diolah dengan mesin kami untuk bahan bakar, akan menghasilkan bio solar yang tidak membahayakan kesehatan karena nol sulfur. Ini bisa dipakai untuk semua jenis mesin berbahan bakar solar, ” ungkap Marjito.

Terkait rencana kedepan, Marjito berharap penemuannya tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat di masa mendatang. Saat ini, Marjito mengaku akan terus mengembangkan hasil temuannya tersebut dan mengajarkannya kepada para siswa didiknya untuk kepentingan pembelajaran.

“Sementara ini masih tahap uji coba. Sudah banyak yang ingin bekerjasama dengan memasok minyak jelantah kepada kami agar diolah dengan mesin ini. Harapan kami, ini biss menjadi manfaat bagi masyarakat banyak serta mendukung proses belajar para siswa di sekolah kami,” pungkasnya. (Guruh Cahyono)

 

Komentar Anda

You might also likeclose