Tuesday , September 26 2017
Topik Terhangat

Memotret Pesan Menggelitik Dari Bokong Truk

Memotret Pesan Menggelitik Dari Bokong Truk

Foto by: Dian Pramudita

Salatiga-Truk selain sebagai media transportasi dan pengangkut barang juga kerap dijadikan media karya seni. Tak jarang  karya seni menarik di belakang truk menjadi perhatian. Ada yang lucu, ada yang menarik bahkan banyak yang mengandung pesan kritik sosial. Makna dibalik tulisan-tulisan unik pada bak bagian belakang truk inilah yang kemudian menginspirasi dua Dosen UKSW yakni Anthony YM tumimomor dan Dhave Danang untuk menuangkannya dalam karya seni fotografi.

Karya kedua dosen UKSW tersebut kemudian dipamerkan dalam sebuah pameran foto bertajuk “Jeritan Bokong” yang berlangsung hari ini dan berakhir besok, Kamis-Jumat(4-5/12) di rumah Noto UKSW.

Dalam pameran foto tersebut Anthony dan Danang mengaku ingin menawarkan alternatif lain dalam seni fotografi, di mana biasanya menyajikan karya fotografi landscape, model dan lain-lain. Anthony dan Danang ingin menawarkan karya foto yang tidak hanya sekedar jepretan kamera melainkan juga mengulik cerita di balik tulisan bak belakang (bokong) truk yang mereka sajikan dalam pameran.

“ini bukan sekedar jepret tapi di balik gambar itu ada cerita yang menarik untuk dikulik lebih dalam. Dari tulisan ini kita akan mendapat kesan bermacam-macam, acapkali membuat kita tersenyum simpul, tertawa lepas atau bahkan mikir dan kemudian sadar akan sesuatu hal dari pesan yang disampaikan tulisan pada bokong truk saat kita menjumpainya di jalan” terang Anthony.

Tulisan pada bokong truk menurut mereka adalah curahan hati sang sopir truk yang dengan polos, terkesan ceplas-ceplos mereka tuangkan dalam jeritan bokong.

“Meski tak semua, tulisan bokong truk adalah curahan hati sopir truk itu sendiri, mungkin mereka tak punya Facebook, jadi di bokong truk itulah mereka menuliskan status layaknya yang kita lakukan di media sosial,” kata Danang seraya melepas tawa.

Sedikitnya ada 170 foto yang ditampilkan dari sekitar 273 foto yang dihasilkan Anthony dan Danang dalam pameran yang berlangsung pukul 09.30 Wib sampai dengan pukul 16.00 WIB tersebut. Pameran ini digelar gratis dan terbuka untuk umum. (Gigih Taja/Jurnalwarga)

Komentar Anda

You might also likeclose