Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Lagi, Truk Rem Blong di Perempatan Salib Putih, Empat Orang Luka

 Lagi, Truk Rem Blong di Perempatan Salib Putih, Empat Orang Luka

SALATIGA—Kecelakaan akibat rem blong kembali terjadi di perempatan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salib Putih, Salatiga pada Rabu (10/12) siang. Sebuah truk bernomor polisi D 8246 BC dengan muatan penuh permen seberat enam ton mengalami rem blong pada jarak 50 meter menuju perempatan dari arah Solo.

Supir Truk bernama Emanuel Yacob, 54, warga Banjarsari Solo berusaha  membanting setir hingga truk berbelok ke arah tanjakan menuju Kopeng. Namun karena penuhnya muatan, truk berhenti dan berjalan mundur hingga menabrak sebuah mobil pikap milik Pemkab Purworejo dengan nomor polisi AA 9572 BC hingga melindas sepeda motor Vixion dengan nomor polisi H 5035 JV yang ditinggalkan pemiliknya karena panik. serta beberapa sepeda motor lainnya. Beruntung, sejumlah pengemudi sepeda motor berhasil menyelamatkan diri hingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat kejadian ini, tercatat empat orang mengalami luka ringan dan segera dibawa ke RSUD Salatiga guna menjalani perawatan. Saksi mata di lapangan yang merupakan pengemudi pikap, Subagyo, mengatakan dirinya melihat truk berbelok menuju arah Kopeng dari arah Solo. Saat sampai di tanjakan Salib Putih, truk tiba-tiba berjalan mundur hingga membuat panik para pengendara motor yang ada di belakang truk tersebut.

“Sepeda motor ada sekitar sembilan unit, para pengendaranya sudah sempat menyelamatkan diri meskipun ada yang lecet-lecet. Sementara saya masih berada di dalam mobil saat truk menabrak mobil yang saya kemudikan,” terangnya.

Sementara itu, supir truk, Emanuel Yakob yang sempat panik melihat kejadian tersebut segera meminta pertolongan pengguna jalan untuk diantarkan menuju Pos Polisi Kecandran.

 “ Saya panik dan berpikir jika saya tidak berbelok ke arah Kopeng, banyak orang yang akan tertabrak karena lampu lalu lintas masih menyala merah dari arah Solo. Saat sampai di tanjakan tiba-tiba truk berjalan mundur, saya ketakutan karena saya kira ada yang meninggal, saya minta tolong orang untuk mengantarkan saya ke pos polisi yang paling dekat,” terangnya sambil menangis.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Tourakhman mengatakan, kejadian tersebut dipastika tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, Rakhman mengaku hal tersebut menjadi bahan bagi Satlantas Polres Salatiga untuk mendesak Pemkot Salatiga membuat jalur penyelamat di perempatan maut tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, korban hanya mengalami luka-luka ringan. Ini menjadi bahan bagi kami untuk kembali mengingatkan Pemkot Salatiga agar segera merealisasikan pembuatan jalur penyelamat di perempatan JLS Salib Putih ini,” tegasnya. (Guruh Cahyono)

Komentar Anda

You might also likeclose