Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Ngunduh Mantu Raffi Ahmad Batal Diselenggarakan Di Pendopo Kota Bandung

Ngunduh Mantu Raffi Ahmad Batal Diselenggarakan Di Pendopo Kota Bandung

Bandung – Pasangan selebritis Raffi Ahamad dan Nagita Slavina memang kerap kali menjadi berita hangat, setelah pernikahannya pada 17 oktober 2014 lalu yang ditayangkan di salah satu stasiun tv swasta mendapat pro dan kontra dari masyarakat, kini pasangan tersebut kembali akan melangsungkan pesta ‘Ngunduh Mantu’ yang juga direncanakan akan ditayangkan secara Live oleh salah satu stasiun tv swasta.

Ngunduh Mantu tersebut rencananya akan digelar di Pendopo Kota Bandung dengan konsep pesta rakyat yang juga pada acara tersebut akan dibarengi dengan Launching alun-alun Kota Bandung pada 30 Desember 2014.

Mekipun sudah mendapat ijin dari pemerintah setempat, namun Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) akhirnya membatalkan izin penggunaan Pendopo Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan oleh Emil melalui akun Twitternya @ridwankamil,

“Acara ngunduh mantu Raffi tidak dilaksanakan di Pendopo Kota Bandung. Sekian. Terimong geunaseh,” demikian postingnya dalam akun tersebut 15 jam yang lalu.

Rencana awal sendiri acara ngungduh mantu raffi memang akan dibarengkan dengan peresmian Alun-alun Bandung yang baru saja selesai direnovasi. Sehingga kegiatan tersebut juga untuk memperkenalkan kota Bandung kepada Masyarakat luas.

“Sewa stasiun TV pada waktu prime time kan biayanya mahal, ratusan juta sampai milyaran, Gimana caranya agar biaya bisa ditekan, ya dengan digabungkan dengan acara ngunduh mantu Raffi” ungkapnya pada Senin (15/12/2014).

Emil juga menjelaskan alasanya mengapa membatalkan acara tersebut, yaitu karena alasan kemacetan. “Setelah dianalisa, ternyata karena tamunya banyak sedangkan kapasitas parkirnya sedikit,” ungkapnya Selasa (16/12/2014)

Selain analisa tersebut, emil juga mempertimbangkan pendapat warga yang memprotes acara tersebut. “Jadi dari pembagian prosentase pembatalan ini 70 persen merupakan alasan teknis dan 30 persen untuk mengakomodasi aspirasi warga” pungkasnya. (pa/jurnalwarga)

Komentar Anda

You might also likeclose