Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Di Salatiga, Nyamuk Justru Kian Kebal Karena Fogging

Di Salatiga, Nyamuk Justru Kian Kebal Karena Fogging
SALATIGA—Penggunaan pestisida pada teknik fogging atau penyemprotan nyamuk demam berdarah di Salatiga ternyata justru membuat nyamuk kian kebal lantaran terkena mutasi kimia. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga, Soffie Haryanti kepada jurnalwarga.com pada Kamis (18/12) siang.

Soffie menambahkan, saat ini ada tren yang cukup mencengangkan pada fenomena persebaran nyamuk demam berdarah di Salatiga. Soffie mengatakan, selain bertambah banyak, nyamuk kini bisa terbang pada radius 100 meter lebih. Sehingga, kata Soffie, kini di sejumlah titik di Salatiga yang tidak masuk dalam kategori potensial Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi terkena dampaknya.

“Saat ini ada tren yang menunjukkan nyamuk itu bisa menghindar dari penyemprotan. Bahkan kini nyamuk bisa terbang pada radius 100 meter lebih, padahal sebelumnya tidak ada sejarah nyamuk DBD bisa terbang sejauh itu,” terang Soffie.

Soffie juga menjelaskan bahwa pestisida pada teknik fogging hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. Sementara, kata dia, jentik-jentik nyamuk yang terkena pestisida justru akan terkena mutasi akibat zat kimia pada pestisida tersebut. Terkait hal ini, Soffie mengaku saat ini pihaknya aktif untuk mencanangkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di setiap wilayah potensial di Salatiga.

“Kami akan melihat kebijakan pusat seperti apa terkait fogging ini. Selebihnya, kami saat ini lebih memfokuskan pada sosialisasi PSN dengan tahapan menguras penampungan air, mengubur barang-barang berpotensi menampung air yang tidak terpakai serta menutup tempat penampungan air,” pungkasnya. (Guruh Cahyono)

Komentar Anda

You might also likeclose