Monday , June 26 2017
Topik Terhangat

Belum Sepakat Soal Harga Ganti Rugi, Warga Terdampak Tol Salatiga Berencana Gugat Pemkot

Belum Sepakat Soal Harga Ganti Rugi, Warga Terdampak Tol Salatiga Berencana Gugat Pemkot

SALATIGA—Sebanyak 27 warga terdampak proyek (WTP) Jalan Tol  Salatiga berencana melayangkan gugatan kepada Panitian Pengadaan Tanah (PPT) Pemkot Salatiga . Hal ini terungkap dalam acara sosialisasi penyesuaian harga ganti rugi tanah terkena tol yang dihadiri oleh Wakil Ketua Panitia Pengadaan Tanah, Tri Priyo Nugroho, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Salatiga, Joni Witanto serta perwakilan dari WTP di ruang sidang II Pemkot Salatiga, Jumat (16/1).

Salah satu perwakilan WTP, Catur Widarto, warga Kauman Kidul mengatakan pihak WTP menginginkan adanya pengecekan ulang secara langsung terkait keberadaan tanah mereka sehingga bisa mengetahui secara pasti ukuran tanah masing-masing warga. Catur juga menyebutkan saat ini, harga tanah di wilayah yang terkena proyek tol tersebut harganya sudah naik sehingga perlu ada penyesuaian dan kesepakatan harga soal hal tersebut.

“Contohnya, tanah warga yang terkena proyek dinilai dengan kisaran harga Rp300 ribu per meter persegi. Padahal milik para tetangga lain di wilayah yang sama harga jualnya hingga Rp1,6 juta per meter persegi. Harusnya ada penyesuaian dulu soal harga sehingga kami tidak merasa dirugikan,” terang Catur.

Catur menambahkan, jika tidak ada kesepakatan terkait harga tersebut, pihak WTP berencana melayangkan gugatan yang ditujukan kepada pihak Pemkot Salatiga. Menurutnya, dalam hal penyesuaian harga, pemkot melalui PPT tidak mengedepankan musyawarah dengan warga tanahnya terkena proyek tol.

Di sisi lain, Ketua PN Salatiga, Joni Witanto mengatakan pihaknya terbuka apabila para warga ingin mendapatkan konsultasi hukum terkait permasalahan ganti rugi tanah tersebut. Terkait dengan rencana gugatan, Joni mengatakan pihaknya meminta Pemkot Salatiga dan WTP untuk membicarakan masalah tersebut melalui jalur musyawarah.

“Kalau sudah mengajukan gugatan, saya harap itu jalan terakhir yang ditempuh. Sebelumnya kami akan upayakan kedua belah pihak untuk melakukan musyawarah terkait hal ini. Saya berharap pihak Pemkot Salatiga dan WTP mendapatkan kesepakatan sebelum jalur gugatan ditempuh,” kata Joni.

Komentar Anda

You might also likeclose