Sunday , June 25 2017
Topik Terhangat

Perjalanan Bocah Asal Indonesia Pemegang Ban Kapten Tim U-15 Real Madrid

Perjalanan Bocah Asal Indonesia Pemegang Ban Kapten Tim U 15 Real Madrid

sbr gbr log.viva.co.id

Jurnalwarga/Olahraga-Satu lagi anak bangsa yang mampu mengharumkan nama Indonesia dalam kancah sepak bola internasional. Yakni Muhammad Daffa, bocah berusia 15 tahun ini merupakan satu-satunya anak indonesia yang pernah menyandang ban kapten pada tim akademi U-15 pada klub sepak bola ternama di Eropa, yang bermarkas di Santiago Bernabeu, yakni Real Madrid.

Karir sepak bola Daffa sendiri berawal saat usianya masih menginjak 10 tahun. Dia dilatih oleh M Nur Inyong saat menimba ilmu di SSB MBSS. Kemudian pada tahun 2012 Daffa juga pernah berlatih di ISA (Imran Soccer Academy). Di Akademi ini Daffa membawa ISA meraih peringkat ke-2 dalam ajang Kanga Cup di Australia.

Sebelum masuk di ISA, Daffa juga pernah menjadi Kapten Timnas Indonesia U-13 dan membawa Tim yang dipimpinya meraih peringkat Runner Up dalam perhelatan ajang Yamaha Cup di Thailand. Selain itu ia juga pernah memperkuat Tim Indonesia saat berlaga dalam kompetisi Danone Cup 2011 hingga masuk ke babak Final di Santiago Bernebeu.

Danone Cup merupakan babak awal kiprah Daffa dalam kancah sepakbola eropa, karena setelah kompetisi tersebut Daffa masuk dalam ajang pencarian bakat Club de meteeoor Amsterdam Belanda pada 2013.

Pada 2014 Daffa kembali ke Spanyol bersama ISA untuk berlaga dalam suatu turnamen. Saat masih berada dii Spanyol Dia mengikuti seleksi untuk Real Madrid, dan ternyata lolos. Setelah selama satu tahun berada di Tim U-15 Real Madrid, Daffa kemudian dipercaya menjadi kapten di Tim tersebut.

“Sebelum pertandingan, pemain yang biasa jadi kapten sedang cedera. Tanpa disangka saya yang dipilih pelatih untuk menggantikannya. Sampai pemain itu sudah pulih, saya tetap dipercaya sebagai kapten” ungkap pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah tersebut.

Sebelum di Madrid pemain kelahiran 18 Agustus 1999 ini memang sudah terbiasa hidup mandiri. Sehingga selama di Madrid Daffa mencoba untuk tetap Profesional meski jauh dari orang tua. Pemain sudah menguasai lima bahasa asing ini menambahkan bahwa dirinya juga telah 3 kali di minta untuk memperkuat tim Real Madrid U-17.

“Kalau kata pelatih saya diminta untuk lebih memperkuat tim. Saat ini baik tim U-17 dan U-15 sedang berada di peringkat pertama,” pungkasnya.

Editor : Pramudyananta

Sumber : log.viva.vo.id

Komentar Anda

You might also likeclose