Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

KPK Tepis Wacana Rekrut Penyidik Dari Unsur TNI

KPK Tepis Wacana Rekrut Penyidik Dari Unsur TNI

inilah.com

Jakarta, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah wacana perekrutan penyidik dari unsur aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Lembaga anti korupsi itu mengklaim permintaan bantuan personel dari TNI nantinya akan ditempatkan di luar penyidik.

Komisioner sementara KPK Johan Budi Sapto Pribowo, permintaan bantuan personel tersebut diprioritaskan guna mengisi jabatan di posisi-posisi pendukung. “Jadi bukan untuk penyidik,” ujar Johan seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (7/5).

Johan menambahkan posisi pendukung yang ada di KPK itu meliputi Kepala Bagian Pengamanan. Mengenai posisi apa saja yang dibutuhkan, Johan menjelaskan hal itu telah dibicarakan langsung kepada Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Penjajakan antara KPK dan TNI, kata Johan belum begitu mendetail. Namun demikian, Johan menegaskan nantinya perekrutan tidak hanya melibatkan TNI tapi bisa dari mana saja.

“Ya pasti nantinya harus tetap mempertimbangkan aturan dan undang-undang,” ujar Johan.

Wacana perekrutan penyidik dari TNI kian berembus ke publik lantaran dinilai bisa menjadi penengah konflik kepentingan antara KPK-Polri. Meski KPK menepis wacana itu, pihak TNI telah menyatakan kesanggupan memasok personelnya untuk menjadi penyidik di KPK.

Sementara itu, Moeldoko telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kesiapannya untuk menjalin kerja sama dengan KPK dalam hal penyediaan panyidik. Dia juga membenarkan bahwa KPK telah meminta aparat TNI yang bisa diplot mengisi posisi Sekjen di KPK. Kapuspen TNI Fuad Basya mengatakan pihaknya siap membantu pemerintah jika ditempatkan di KPK.

“TNI prinsipnya membantu pemerintah, kami siapkan semuanya, kapan saja diminta kami siap, KPK butuh berapa kami punya,” katanya di Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/5).

Sumber : CNN Indonesia

Editor : Guruh Cahyono

Komentar Anda

You might also likeclose