Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Seminar UMKM Salatiga : Kearifan Lokal Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

Seminar UMKM Salatiga : Kearifan Lokal Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

SALATIGA–Menghadapi Asean-China Free Trade Area (ACFTA), Pemerintah Kota Salatiga menggelar Seminar Peningkatan Ketahanan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal Kota Salatiga, Rabu (6/5) lalu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Salatiga diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari UMKM, klaster dan tim penggerak PKK dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Seminar yang dibuka oleh Wakil Walikota Salatiga H. Muh. Haris, SS. M.Si menghadirkan empat pembicara yakni Drs. Tedjo Supriyanto, MM Kepala Bappeda Kota Salatiga, R. Amin Supatmo, SH. MM dari Disperindagkop dan UMKM Kota Salatiga, Sri Sulandjari dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKSW, dan Drs. Susanto Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga.

Tedjo Supriyanto mengatakan kearifan lokal melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu dikembangkan. Karena selain UMKM merupakan salah satu prioritas dalam RPJMD Kota Salatiga, UMKM juga mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, berkontribusi dalam penuruan angka kemiskinan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Namun, menurut R. Amin Supatmo, perjalanan UMKM tidak selalu mudah. Ada banyak permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM. Permasalahan ini antara lain ketersediaan pasar, sumber daya produksi, pola pikir masyarakat yang masih tradisional dan manajemen usaha yang masih manual.

“Untuk mewujudkan pengembangan ekonomi lokal dibutuhkan kerjasama antara stakeholder baik itu masyarakat, pemerintah, akademisi dan para pelaku usaha”, tegas Tedjo.

Selain itu Sri Sulandjari menambahi para pelaku usaha juga harus mencipatakan inovasi dan kreativitas dalam mengelola usaha kecil yang berbasis kearifan lokal. “Industri kreatif ini merupakan pilihan tepat untuk menjaga ketahanan ekonomi dalam kondisi krisis global”, tambah Sri.

Komentar Anda

You might also likeclose