Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

Seorang Dosen di Bogor Dan Istrinya Telantarkan 5 Orang Anaknya

Seorang Dosen di Bogor Dan Istrinya Telantarkan 5 Orang Anaknya

Anggota Tim Gabungan saat mengevakuasi anak pasangan Utomo dan Nurandri/detik.com

Jurnalwarga– Seorang dosen di salah satu sekolah tinggi di Cleungsi Bogor dan Istrinya diduga kuat menelantarkan ke lima anaknya. Kelima anak tersebut kemudian di evakuasi oleh Tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, KPAI dan Kementerian Sosial, Kamis (14/5/2015) siang tadi. Proses evakuasi tersebut dilakukan setelah polisi mendapat laporan mengenai kasus tersebut.

“Anak-anak ini kan dilindungi oleh Negara, sehingga kita lakukan upaya evakuasi ini untuk menyelamatkan mereka. Karena ada informasi jika anak-anak tersebut ditelantarkan,” ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, seperti dilansir dari detik.com, Kamis (14/5/2015).

Tim gabungan awalnya hanya mengevakuasi 3 dari 5 orang anak. Namun kemudian tim gabungan masuk dengan cara paksa ke rumah yang beralamat di Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua Blok E8 Nomor 37 untuk mengevakuasi 2 anak lainya.

Meskipun sempat mendapat perlawanan dari ibu anak tersebut tim gabungan Akhirnya mendobrak pintu rumah untuk berusaha masuk. Selain mengevakuasi 5 anak tersebut, tim gabungan juga menangkap Nurindria Sari alias Iin yang merupakan ibu dari lima anak tersebut.

Kondisi di dalam rumah 2 lantai bercat warna kuning itu memprihatinkan, berantakan dan banyak sampah. Perabot dan peralatan rumah tangga ditempatkan begitu saja,jauh dari kesan rapi. Bahkan di ruang tamu juga terdapat 2 kasur.

Sang ayah yakni Utomo Permono yang merupakan seorang dosen juga sudah diamankan pihak kepolisian. Utomo kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk di Intrograsi.

Dimata para tetangga, keluarga Utomo merupakan keluarga yang jarang bersosialisasi dengan tetangga, saat siang hari jarang terlihat aktivitas di rumah keluarga tersebut. Para tetangga juga sering mendengar suara anak menangis di malam hari.

Bahkan salah satu anak Utomo tidak dijinkan masuk kedalam rumah hingga satu bulan. Karena kasihan para tetangga menampung dan memberinya makan. Kadang anak tersebut tidur di Pos Jaga.

Pasangan suami istri tersebut yakni Utomo dan Nurindria dijerat dengan UU No 35 tahun 2014 Pasal 76 b mengenai penelantaran dan perlakuan salah terhadap anak. Keduanya diancam dengan hukuman lima tahun penjara serta denda Rp 100 juta.

Komentar Anda

You might also likeclose