Monday , August 21 2017
Topik Terhangat

Panjat Pinang Dan Balap Karung Diusulkan Untuk Dihapus

Panjat Pinang Dan Balap Karung Diusulkan Untuk Dihapus

Jurnalwarga-Perayaan Lomba 17 Agustusan- hampir selalu identikdengan Panjat Pinang dan Balap Karung. Lalu apa jadinya bila kedua perlombaan tersebut dihapuskan?

Seorang Sejarawan yang merupakan pendiri Komunitas Historia, yakni Asep Kambali mengusulkan kepada Pemerintah mengenai penghapusan Panjat Pinang dan Balap Karung pada karena kedua lomba tersebut merupakan peninggalan Belanda.

Selain itu kedua perlombaan tersebut juga tidak lebih dari sekedar hiburan dan hanya merupakan bahan untuk ditertawakan. Menanggapi Usulan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan bahwa hal tersebut bisa saja dilakukan.

“Kalau memang dianggap kurang mendidik, tunjukkan dan harus ada solusi perbaikan,”kata Menteri Anies Baswedan di gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Jaksel, seperti dikutp dari detik.com, Jumat (15/5/2015).

Menurut Asep warga pribumi yang memainkan perlombaan Panjat Pinang merupakan suatu tontonan dan hiburan bagi warga Belanda yang ada di Batavia, sekitar tahun 1920-an. Sedangkan balap karung, menurut Asep hal tersebut melambangkan ‘Tanam Paksa’.

Asep juga menuturkan, sebaiknya perlombaan untuk memperingati hari kemerdekaan lebih dari sekedar seperti perlombaan tersebut. Alangkah baik jika perlombaan yang diadakan seperti aneka lomba seperti baca teks proklamasi, lomba menyanyi lagu kebangsaan, lomba mirip pahlawan dan banyak yang lainnya.

“Ini (Panjat pinang dan Balap karung) merupakan hiburan yang semu, jauh dari kesan mendidik dan tidak membangkitkan nasionalisme dan patriotisme. Dalam konteks melihat masa lalu, panjat pinang dan balap karung itu pembodohan,” pungkasnya.

Komentar Anda

You might also likeclose