Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Beri Tes Keperawanan Calon Prajurit Wanita, Ini Kata Panglima TNI

Beri Tes Keperawanan Calon Prajurit Wanita, Ini Kata Panglima TNI

Jurnalwarga– Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru-baru ini memberlakukan peraturan Tes Keperawanan bagi calon prajurit perempuan yang ingin bergabung di TNI. Tes yang merupakan bagian dari Tes Kesehatan tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko akhirnya angkat bicara mengenai diberlakukanya tes tersebut dalam Instansinya. Pucuk pimpinan tertinggi TNI tersebut meminta kepada semua lapisan masyarakat agar melihat tes itu dari sisi positif.

Dalam kuliah umum di Universitas Bengkulu Rabu (20/5/2015), Moeldoko menuturkan, bahwa tes tersebut merupakan hal penting, dan harus dilakukan untuk menilai beberapa faktor yang sangat berpengaruh dalam calon prajurit tersebut.

“Kita ingin melihat ukuran atau standard yang kita jalankan, itu terpenuhi atau tidak‎. Yakni pertama adalah faktor mental, kedua adalah intelektual, dan ketiga adalah fisik,” tuturnya, seperti dikutip dari detikcom Rabu (20/5/2015).

Moeldoko menjelaskan, dengan diberlakukanya tes keperawanan ini, pihaknya bisa mengetahui kesiapan mental calon prajurit wanita TNI. Jika dinilai mentalnya tidak bagus, maka TNI tidak bisa menerimanya. Meskipun demikian tes yang dilakukan tidak se sederhana itu.

“Bukan berarti kita membabi buta soal tidak perawan. Tidak. Ada caranya. Tidak perawannya itu karena apa? Itu dokter yang bisa menjawab. Jadi tidak semua (yang tidak perawan lantas tidak lolos-red). Bisa saja (tidak perawan gara-gara) naik kuda kemudian jatuh, naik sepeda, pemain atletik, karate, tentu semua akan berbeda. Bukan ngawur-ngawuran,” jelasnya.

Moeldoko juga menegaskan bahwa Pihaknya tidak bermaksud mendiskriminasi perempuan dalam tes keperawanan tersebut. Bahkan tes seperti ini sudah berlangsung lama sehingga tidak perlu diributkan dan dibesar-besarkan.

Komentar Anda

You might also likeclose