Tuesday , August 22 2017
Topik Terhangat

Terungkap Dokumen Rahasia, FPI Mendapat Dana Dari Polri Dan BIN

Terungkap Dokumen Rahasia, FPI Mendapat Dana Dari Polri Dan BIN

Jurnalwarga-Rupanya Negara Indonesia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Amerika Serikat (AS), hal tersebut terbukti dari beberapa dokumen yang mengungkap berbagai kegiatan rahasia yang berhubungan dengan Indonesia dan AS. Yang terbaru adalah sebuah dokumen berupa telegram rahasia yang diungkapkan oleh Wikileaks mengenai ormas Front Pembela Islam (FPI).

FPI yang terkenal sebagai ormas radikal ini menurut telegram tersebut merupakan ‘attack dog’ (Anjing penyerang) bagi Polri. Bahkan Polri ternyata juga merupakan penyandang dana bagi beberapa operasi FPI. Telegram tersebut menginformasikan bahwa Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto yang kini menjadi Kepala BIN, adalah tokoh yang telah mendanai FPI.

Seperti dilansir dari tribunnewscom Selasa (26/5/2015), telegram tersebut menyatakan bahwa Sutanto memberikan sejumlah dana bagi FPI sebelum melakukan serangan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, pada 2006 silam. Namun kemudian Sutanto menhentikan aliran dananya pasca serangan tersebut.

Telegram tersebut memuat penjelasan Yahya Asagaf yang merupakan salah satu pejabat senior BIN kepada Pihak AS. Yahya menjelaskan mengenai penggunaan FPI sebagai ‘attack dog’ adalah agar Polri terhindar dari kritik mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh aparat keamanan dalam bertugas.

Wikileaks juga mengungkap bahwa pemberian dana bagi FPI sudah merupakan tradisi bagi Polri dan BIN. Bahkan berbagai petugas keamanan juga menggelontorkan dana untuk FPI, namun dana tersebut kemudian mendapat potongan setelah FPI melakukan serangan atau operasi.

Komentar Anda

You might also likeclose