Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Novanto Jabat Ketum Golkar, Kabinet Diyakini Segera Dirombak

Novanto Jabat Ketum Golkar, Kabinet Diyakini Segera Dirombak

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemenangan Setya Novanto sebagai ketua umum Partai Golkar dinilai yaitu hasil kerja keras pihak Istana bagi menggenggam Golkar di pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Direktur IndoStrategi Andar Nubowo, melalui pesan singkat, Selasa (17/5/2016), menyikapi hasil musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Golkar.

Menurut dia, hasil Munaslub Golkar tidak lepas dari peran Menko Polhukam yg juga politisi senior Golkar, Luhut Binsar Panjaitan. Pasalnya, operasi politik ini tentu mulai menguntungkan pemerintah.

Luhut sebelumnya mengaku mendukung Novanto. (baca: Luhut: Salah kalau Saya Suka Novanto?)

“Golkar berada dalam genggaman pemerintah karena Setya Novanto mulai lebih gampang diajak bekerja sama dengan pemerintah, dengan yg lain,” kata dia.

Menurut Andar, kemenangan Setya Novanto juga menjadi keuntungan Presiden Joko Widodo. Hal ini berkaitan dengan stabilitas politik dan kebijakan.

Pemerintah mendapatkan dukungan parpol besar serta sumber daya manusia yg handal. Sedangkan untuk Golkar, kata dia, dapat ikut berkarya dan membangun bangsa.

(baca: Gerindra: KMP Kepanjangannya Sekarang “Kenangan Masa Pilpres”)

“Sebab doktrin Golkar itu karya dan kekaryaan karena Golkar pandai memerintah, tapi tak dapat menjadi oposisi,” ujarnya.

Andar berkeyakinan, setelah penyelenggaraan Munaslub, mulai ada reshuffle kabinet jilid 2.

(baca: ICW: Setya Novanto Jadi Ketum, Citra Golkar Semakin Terpuruk)

“Saya percaya tak lama lagi mampu setelah Munaslub tak lama lagi mulai ada reshuffle kabinet jilid II. Maka Golkar dapat menjadi ‘kapal pesiar’ untuk Jokowi bagi kepentingan politik jangka pendek, mendengah dan panjang,” kata Andar.

Golkar sebelumnya menetapkan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP), koalisi bentukan pada masa Pemilihan Presiden 2014.

Keputusan itu diambil ketika sidang paripurna Munaslub Golkar, Senin (16/5/2016) malam. (baca: Resmi, Golkar Nyatakan Keluar dari KMP)

“Mencabut dan menyatakan tak berlaku lagi keputusan Munas Partai Golkar tentang posisi Partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih,” kata Sekretaris Pimpinan Sidang Munaslub, Siti Aisyah.

Reposisi Golkar di dalam KMP dikerjakan seiring dukungan partai berlambang pohon beringin itu kepada pemerintah. Secara tegas, sikap itu sebelumnya sudah disampaikan ketika Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar awal tahun ini.

(Baca: Setya Novanto: Golkar Akan Dukung Pemerintah, Kami Punya Semuanya)

“Keputusan Golkar bagi mendukung pemerintahan Jokowi-JK harus ditindaklanjuti dengan upaya nyata Partai Golkar. Demi menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” lanjut dia.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose