Tuesday , September 26 2017
Topik Terhangat

Kisah ‘prajurit Sapi’ Bisa Jadi Jenderal TNI AD

Kisah prajurit Sapi Bisa Jadi Jenderal TNI AD

Ada kisah menarik ‘sapi-sapi’ mampu jadi jenderal TNI. Menko Polhukam Jenderal (Purn) Luhut Pandjaitan menceritakan kisah menarik ini.

“Pak, itu sapi-sapi Bapak telah jadi bintang-bintang seluruh lho Pak,” bisik Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi (sekarang Pangkostrad-Panglima Komando Strategi Angkatan Darat) kepada aku di Gunung Sinabung pada suatu waktu.

“Saya masih belum mengerti maksudnya, hingga Pak Edy menjelaskan lebih lanjut, “Itu dahulu kan Bapak suka panggil kita sapi-sapi.”

Luhut kemudian teringat saat menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI-AD pada kurun tahun 1996-1997, dia pernah bergurau-gurau memanggil anak buah dengan sebutan ‘sapi’. Demikian ditulis Luhut dalam akun Facebooknya, Jumat (20/5).

“Tapi mereka juga tak lupa kalau aku juga pernah berpesan agar mereka harus jadi orang suatu ketika nanti. Sekarang aku bangga karena mereka telah berpangkat minimal bintang beberapa (Mayor Jenderal). Bahkan salah sesuatu mantan anak buah aku di Jalan Pramuka Bandung tersebut sekarang menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), yakni Jenderal TNI Mulyono, yg menyambut kunjungan aku di Mabes AD kemarin,” bebernya.

“Saya selalu terang bangga melihat junior yg dapat menjadi lebih baik daripada saya. Itu adalah suatu kebanggaan dan kepuasan tersendiri dari seorang mantan komandan. Saya pikir telah menjadi tugas kami bagi membuat orang di belakang kami menjadi lebih baik daripada kita,” pungkas Luhut.

Dalam dunia kemiliteran, biasanya komandan memang milik panggilan sayang pada anak buahnya. Bagi orang sipil memang terlihat tidak lazim. Misalnya Jenderal Gatot Soebroto memanggil anak buahnya, termasuk Soeharto dengan panggilan ‘monyet’. Hal ini memamerkan kedekatan pimpinan dan anak buah.

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose