Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Peluang Robin Manullang Catatkan Sejarah Di Tour De Flores

Peluang Robin Manullang Catatkan Sejarah Di Tour De Flores

Ruteng – Robin Manullang berpeluang mencetak sejarah di Labuan Bajo pada Senin (23/5). Jika sukses menjadi juara, pebalap tim nasional Indonesia itu mulai menjadi juara pertama Tour de Flores.

Peluang buat menjadi pemuncak klasemen umum amat terbuka buat Robin. Pebalap 29 tahun itu ada di peringkat kedua dalam klasemen umum sementara dan cuma terpaut 10 detik dari pemuncaknya, Daniel Whitehouse (Selandia Baru), yg bergabung dalam Terengganu Cycling Team.

Setelah empat etape dilalui, dari Larantuka sampai Ruteng sejauh 540 kilometer, sejak 19 sampai 22 Mei, Whitehouse menjadi yg terdepan. Dia mencatatkan waktu 14 jam 53 menit dan 54 detik.

Etape terakhir pada Senin (23/5/2016) mulai menempuh jarak 121,5 kilometer dari Ruteng di Manggarai menuju Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Menilik trek yg berupa kombinasi tanjakan, turunan, dan bervariasi jalur landai, balapan diprediksi masih bakal kompetitif.

“Kondisi para pebalap tim nasional masih stabil, terutama Robin. Makanya, peluang tetap terbuka buat menjadi yg terbaik di Tour de Flores ini. Apalagi time gap dengan pemuncak klasemen cuma sepuluh detik,” kata Wawan Setyobudi, manajer sekaligus pelatih timnas dalam obrolan dengan detikSport.

“Hasil akhir mulai sangat bergantung hasil balapan besok. Trek berat dan dapat jadi persaingan mulai terasa lebih berat karena menjadi trek final bagi seluruh peserta. Syukur mampu menjadi juara Tour de Flores karena ini mulai menjadi sebuah sejarah tersendiri. Atau setidaknya kalian tak kehilangan red and white jersey,” tutur Wawan.

Robin menjadi satu-satunya pebalap tim nasional Indonesia yg masuk sepuluh besar di papan klasemen. Robin sekaligus menguasai red jersey sebagai tanda pebalap nasional terbaik dan blue jersey sebagai pebalap Asia terbaik.

Ada beberapa pebalap Indonesia yang lain yg mengisi sepuluh besar, yakni Hari Fitrianto dan Dadi Suryadi. Tapi, keduanya turun dengan tim asing kali ini. Dadi tergabung dengan Terengganu Cycling Team Malaysia, sedangkan Hari bersama Black Inc Cycling Team Laos.

(fem/mfi)
Sumber: http://sport.detik.com

Komentar Anda

You might also likeclose