Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Rossi Kecewa Berat

Rossi Kecewa Berat

Mugello – Berharap mampu mengakhiri puasa kemenangannya di MotoGP Italia, Valentino Rossi malah gagal finis karena motornya bermasalah. The Doctor pun sangat kecewa.

Rossi menempati posisi start terdepan dalam balapan MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (22/5/2016). Dengan posisi start ideal, dia berharap dapat menang di Mugello buat pertama kalinya sejak 2008.

Akan tetapi, harapan Rossi tidak jadi kenyataan. Pebalap Movistar Yamaha itu bukan hanya gagal menang, tetapi juga gagal menuntaskan lomba karena motornya bermasalah dan kelihatan mengeluarkan asap pada lap kesembilan.

Padahal, ketika itu Rossi tengah bersaing dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, bagi memperebutkan posisi terdepan. Lorenzo akhirnya keluar sebagai pemenang balapan setelah mengalahkan Marc Marquez.

“Apa yg dapat aku katakan? Sulit bagi menyampaikan sesuatu. Maksud saya, ini adalah satu yg sangat disayangkan. Selalu begitu saat Anda mengalami kegagalan teknis dalam balapan,” ujar Rossi seperti dikutip Crash.net.

“Namun, kali ini terasa lebih mengecewakan karena kalian berada di Mugello dan milik atmosfer fantastis dengan banyak fans, dan khususnya karena aku sangat tangguh di sepanjang akhir minggu dan dalam balapan. Saya merasa sangat nyaman dengan motor dan sangat cepat,” jelasnya.

“Jadi, tentu saja aku dapat mengejar kemenangan di Mugello, yg lebih dari sekadar target. Ini adalah salah sesuatu mimpi aku dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir karena kemenangan terakhir aku di sana adalah pada 2008,” lanjut rider berusia 37 tahun itu.

“Hari ini aku sangat cepat dalam balapan. Dan aku ketika itu berada di belakang Lorenzo, tetapi aku pikir aku milik kecepatan yg sedikit lebih baik dibandingkan dia. Jadi, aku tentu saja dapat coba buat menekan. Namun, sayangnya mesin motor rusak. Hal ini terasa sangat berat karena motor aku tidak pernah rusak dalam balapan sejak Misano 2007. Sembilan tahun,” kata Rossi.

“Sayangnya di lap keenam, motor aku akan bermasalah dan kopling tak terbuka, mungkin karena mesin telah akan agak macet. Karena alasan itulah aku melebar. Namun, dalam tujuh-delapan tikungan aku kembali membuntuti Lorenzo karena aku sedikit lebih cepat. Akan tetapi, setelahnya mesin rusak,” katanya.

(mfi/mrp)
Sumber: http://sport.detik.com

Komentar Anda

You might also likeclose