Tuesday , September 26 2017
Topik Terhangat

Memudarnya Imaji Reformasi

Memudarnya Imaji Reformasi

Oleh: Saldi Isra

Salah sesuatu agenda sentral reformasi adalah terwujudnya penyelenggara negara yg bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Alasannya amat sederhana, bilamana penyelenggara negara terjangkit tiga penyakit kronis penyalahgunaan kuasa tersebut, tujuan pembangunan nasional tak mulai pernah terwujud.

Karena itu, pada tahun-tahun awal reformasi disahkan sejumlah produk hukum yg mampu mewujudkan pemerintahan yg bebas dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Dimulai dengan Tap MPR Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yg Bersih dan Bebas KKN, Undang-Undang No 28/1999 tentang Penyelenggaraan Negara yg Bersih dan Bebas dari KKN, dan dikuatkan lagi oleh Tap MPR No VIII/MPR/2001 tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan KKN.

Tak berhenti di sana, kemudian disahkan UU No 31/1999 (sebagaimana sudah diubah dengan UU No 20/2001) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bahkan, buat mengatasi problem pemberantasan korupsi yg terjadi di lembaga penegak hukum konvensional (seperti kepolisian dan kejaksaan), disahkan pula UU No 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Semua rangkaian produk hukum yg lahir di awal reformasi tersebut memberi penjelasan dan gambaran lebih utuh betapa sesungguhnya kuatnya kemauan politik buat memberantas penyakit akut penyalahgunaan kekuasaan.

Semuanya itu terjadi karena hadirnya kesadaran kolektif bahwa praktik KKN sudah merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta membahayakan eksistensi negara.

Tak cuma itu, dalam kehidupan bernegara, praktik serupa sudah melemahkan institusi dan nilai-nilai demokrasi serta institusi penegakan hukum.

Namun, setelah berlalu 18 tahun, trilogi pemberantasan agenda penyalahgunaan kuasa berupa KKN tak pernah sepenuhnya terwujud sebagaimana imaji awal gerakan reformasi.

Bahkan, pemberantasan korupsi sebagai salah sesuatu dari trilogi tersebut yg dapat dilaksanakan akan memudar seiring dengan perjalanan waktu.

Banyak kalangan khawatir, makin jauh dari peristiwa 1998, imaji reformasi mulai kian tenggelam, termasuk dalam agenda pemberantasan KKN.

Tidak utuh

Dengan membaca segala produk hukum yg disahkan di tahun-tahun awal reformasi, sebetulnya cuma sesuatu dari trilogi tersebut yg dilaksanakan, merupakan agenda pemberantasan korupsi.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose