Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Intervensi PDI-P Terhadap Jokowi Soal Pergantian Kapolri Dinilai Wajar

Intervensi PDI P Terhadap Jokowi Soal Pergantian Kapolri Dinilai Wajar

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat politik dan Peneliti LIPI Siti Zuhro menilai wajar seandainya ada intervensi politik dari PDI Perjuangan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pergantian Kapolri.

“Menurut aku wajar ya. Ini kepimpinan Jokowi dan PDI-P (sebagai partai pengusungnya),” ujar Siti di Kemenkumham, Selasa (24/5/2016).

Siti menjelaskan, intervensi politik itu berawal dari terpilihnya Jokowi sebagai presiden karena dukungan PDI-P.

Jokowi juga yaitu kader partai pimpinan Mengawati Soekarnoputri itu. Sehingga, saat menjabat sebagai presiden intervensi politik pasti terjadi.

Di sisi lain, presiden membutuhkan dukungan partai agar setiap kebijakan yg dibuat bisa terealisasi.

“Bagaimana pun juga Jokowi tak berdiri sendiri dia harus milik kekuatan penting sebagai RI 1. Siapa yg menguatkan kebijakan dia? Ya PDI-P kan, enggak mungkin dia segera meminta dari PPP, misalnya,” tutur Siti.

Meski demikian, Siti merasa percaya bahwa Jokowi bisa memilih orang yg tepat menjabat sebagai Kapolri.

Hal itu, kata Siti, kelihatan dari cara Jokowi memilih orang-orang yg duduk sebagai pembantunya. Jokowi kelihatan dapat mengatasi tekanan dalam memilih menteri.

“Sepertinya dia lebih dapat meski dia harus mengakomodasi suara-suara partai pendukungnya,” kata siti.

Siti menambahkan, hal terpenting dari proses pergantian Kapolri ketika ini adalah Jokowi memilih dengan semua pertimbangan matang. Sebab nantinya, pilihan itulah yg mulai dipertanggungjawabkan Jokowi kepada masyarakat.

Badrodin sedianya pensiun pada Juli 2016 ketika genap berusia 58 tahun. Dalam Pasal 30 ayat (2) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, disebutkan usia pensiun maksimal anggota Polri adalah 58 tahun.

Sebelumnya, anggota Komisi III yang berasal Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu berpendapat, ada tujuh jenderal bintang tiga yg layak dinominasikan sebagai calon kapolri, salah satunya Wakapolri Komjen Budi Gunawan.

Selain Masinton, dukungan terhadap Budi Gunawan juga disampaikan sejumlah politisi PDI-P, seperti Trimedya Panjaitan dan Junimart Girsang.

Kompas TV Kapolri Melantik Kapolda Metro Jaya

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose