Tuesday , September 26 2017
Topik Terhangat

Permintaan Agar Ketua MA Mundur Dinilai Emosional

Permintaan Agar Ketua MA Mundur Dinilai Emosional

JAKARTA, KOMPAS.com – Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia (UI), Teuku Nasrullah mengatakan, Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali tidak perlu mundur dari jabatannya meskipun banyak oknum peradilan akan dari hakim hingga panitera tersangkut masalah korupsi.

Jika Hatta mundur dari jabatannya seperti usulan dari dua pihak, kata Nasrullah, hal itu justru yaitu langkah yg keliru.

“Kalau ada korupsi kemudian Ketua MA mundur, itu satu yg tak masuk di akal, cuma emosional,” kata Nasrullah ketika dihubungi, Rabu (25/5/2016).

Korupsi di tubuh badan peradilan, kata dia, telah terjadi selama belasan tahun. Menurut Nasrullah, usaha-usaha yg dikerjakan MA buat membenahi korupsi yg telah mengakar tersebut patut dihargai.

“Apakah dengan banyaknya korupsi Ketua MA harus mundur? Ganti ketua baru juga tetap saja mulai begini,” kata dia.

Pembenahan di tubuh badan peradilan, lanjut dia, membutuhkan proses yg panjang dan tidak mampu dikerjakan secara instan.

“Ini kan butuh waktu buat memperbaiki perilaku koruptif manusia,” ujar Nasrullah.

Salah sesuatu pihak yg menyarankan Hatta Ali mundur adalah peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho.

Emerson menyarankan Hatta Ali buat mengundurkan diri bila tidak sanggup membenahi peradilan. (Baca: Tak Sanggup Benahi Peradilan, Ketua MA Disarankan Mundur)

“Kami sarankan ketua MA mundur saja kalau tidak mampu selesaikan problem peradilan di lembaganya, di institusi peradilan,” kata Emerson ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (24/5/2016).

Kompas TV KPK Geledah Kediaman dan Kantor Nurhadi

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose