Sunday , August 20 2017
Topik Terhangat

Hikayat Tawanan Jepang Dan Korban 65 Di Bibir Pantai Jembrana

Hikayat Tawanan Jepang Dan Korban 65 Di Bibir Pantai Jembrana

Pantai di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali dibikin terkejut dengan penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia. Meski belum ada titik terang, berbagai dugaan bermunculan. Konon ada beberapa kemungkinan, mereka adalah tahanan pemerintah pendudukan Jepang, atau korban pembantaian massal usai Gerakan 30 September 1965.

Tengkorak dan tulang belulang manusia itu ditemukan pertama kali oleh Linda (30), seorang warga sekitar ketika hendak ke laut. Saat ditemukan, kerangka itu sebagian tertimbun pasir. Diperkirakan jasad itu sudah lama terkubur. Diduga karena pesisir Pantai Pengambengan terjadi abrasi, akhirnya tengkorak dan tulang belulang itu muncul.

“Dari jauh aku lihat benda yg menyerupai kepala boneka. Karena penasaran kemudian aku turun ke bibir pantai agar lebih dekat. Ternyata itu tengkorak manusia,” kata Linda.

Polisi dari Polres Jembrana kemudian menggali pasir di sekitar lokasi ditemukannya tengkorak. Ditemukan dua bagian tulang belulang lainnya.

“Setelah dikerjakan penggalian pasir, ternyata kami temukan tulang kaki, tulang lengan dan bagian tulang lainnya,” kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra.

Kerangka manusia itu kemudian dibawa ke RSUD Negara. Warga sempat meyakini di tempat itu adalah lokasi penembakan orang-orang diduga kader dan simpatisan Partai Komunis Indonesia.

“Jaman Gestok (Gerakan Satu Oktober) dahulu banyak orang dikubur di sepanjang pesisir pantai. Itu juga konon cerita pendahulu kita. Kemungkinan mulai selalu ada temuan kerangka manusia kalau gelombang laut naik,” ujar seorang warga.

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose