Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Banyak Senjata Di Lapas Gorontalo, Polisi Anggap Ada Kerja Sama Napi Dan Sipir

Banyak Senjata Di Lapas Gorontalo, Polisi Anggap Ada Kerja Sama Napi Dan Sipir

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso mengatakan, pihaknya masih mencari penyebab banyaknya senjata yg ditemukan ketika razia di Lembaga Pemasyarakatan Gorontalo.

Bagus menduga, ada oknum sipir yg bekerja sama dengan napi bagi memasukkan barang-barang terlarang itu.

“Masih kita kembangkan, indikasi kan ke sana (keterlibatan sipir). Kan tak mungkin kalau tak ada kerjasama (napi dan sipir),” ujar Bagus, ketika dihubungi, Senin (6/6/2016).

Bagus mengatakan, proses pengembangan masih dikerjakan dengan memeriksa para sipir dan narapidana.

Pasalnya, barang-barang yg ditemukan di sel itu meliputi gunting, tombak, parang, telepon genggam, hingga sesuatu paket narkoba.

“Nanti kalian kembangkan dari mana para napi ini bisa senjata tajam, kan banyak, ada tombak, ada pisau, parang,” kata Bagus.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar sebelumnya menduga telah lama tidak dikerjakan razia di lapas Gorontalo.

Padahal, kata Boy, dua waktu dulu razia serentak dikerjakan di semua lapas di Indonesia. Namun, ia heran masih banyak ditemukan senjata tajam dan benda-benda terlarang lainnya di sana.

“Sepertinya ini lama tak dirazia karena barang yg terlarang ada seperti bom, senjata tajam, pisau, jadi hasil razia kemarin sangat signifikan hasilnya,” kata Boy.

Sedianya, razia dikerjakan berkala tiga bulan sekali. Aturan tersebut juga berlaku di Lapas Gorontalo.

Namun, kata Boy, dapat saja karena pengawasan petugas lapas lemah terhadap barang-barang yg masuk.

“Ini menjadi masukan untuk lembaga pemasyarakat agar lebih teliti, karena barang yg masuk ke dalam lapas yg dibawa oleh para keluarga pembesuk ini dapat dipakai membunuh dan bunuh diri,” kata Boy.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose