Sunday , September 24 2017
Topik Terhangat

KPK Belum Terima Konfirmasi Dari Polri Terkait Empat Polisi Yang Mangkir

KPK Belum Terima Konfirmasi Dari Polri Terkait Empat Polisi Yang Mangkir

JAKARTA, Jurnalwarga.com РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menerima konfirmasi apa pun dari Markas Besar Kepolisian terkait empat anggota Brimob yg mangkir dari pemanggilan penyidik KPK.

Padahal, KPK sudah mengirimkan surat pemanggilan yg ditujukan kepada Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti.

“Sampai ketika ini belum ada tanggapan langsung,” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Menurut Yuyuk, KPK mulai tetap berupaya buat berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait pemanggilan empat polisi.

Menurut dia, surat-surat yg disampaikan KPK kepada pimpinan Polri sudah jelas memamerkan bahwa KPK membutuhkan bantuan Polri demi kelancaran penegakkan hukum.

Yuyuk mengatakan, KPK mulai memanggil paksa empat polisi yg mangkir dalam pemanggilan bagi penyidikan.

Sebab, keempat polisi tersebut sudah beberapa kali tak hadir tanpa keterangan, ketika dipanggil sebagai saksi terkait perkara dugaan suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Keempat polisi tersebut adalah Brigadir (Pol) Ari Kuswanto, Brigadir (Pol) Dwianto Budiawan, Brigadir (Pol) Fauzi Hadi Nugroho, dan Ipda Andi Yulianto.

Berdasarkan informasi, keempatnya adalah anggota Brimob yg bekerja sebagai ajudan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurachman.

KPK membutuhkan informasi keempat anggota polisi tersebut, karena diduga kuat mengetahui keterlibatan Nurhadi dalam perkara suap yg melibatkan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara itu, kepada media, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi kepala satuan empat polisi yg tak memenuhi panggilan KPK buat diperiksa sebagai saksi.

Menurut Boy, empat polisi tersebut tak mampu memenuhi panggilan KPK karena dipindahtugaskan ke Poso dan bergabung Satgas Tinombala yg memburu kelompok teroris Santoso.

Pemindahan tugas tersebut sejak akhir Mei 2016.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose