Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

“Pak Jokowi, Kalau Minta Pekerjaan, Boleh Enggak?”

Pak Jokowi, Kalau Minta Pekerjaan, Boleh Enggak?

JAKARTA, KOMPAS.com – Ibu-ibu warga Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Tangerang, Banten, tak mau menyia-nyiakan kesempatan ketika berhadapan segera dengan Presiden Joko Widodo.

Setelah permintaan agar rumahnya dipasangi KWH meter karena selama ini listrik mereka menumpang dengan tetangga, para ibu itu juga meminta pekerjaan kepada Presiden.

Permintaan itu diungkapan ketika diminta maju ke atas panggung oleh Jokowi di sela-sela peresmian dimulainya pembangunan PLTU Lontar Banten.

“Pak Jokowi, kalau minta pekerjaan, boleh enggak?” tanya seorang ibu kepada Jokowi.

Pertanyaan itu mengundang gelak tawa para tamu yg hadir. Jokowi pun ikut tertawa sembari menggeleng-gelengkan kepala.

Selain masyarakat setempat, hadir pula menteri-menteri di Kabinet Kerja, pejabat tinggi PLN dan petinggi-petinggi perusahaan kontraktor yang berasal Jepang.

Belum sempat Jokowi menjawab, si ibu itu kembali mencecar alasannya meminta pekerjaan ke Presiden.

“Karena ibu-ibu di sini nganggur semua, Pak. Kerja apa saja deh yg utama dapat bantu suami, kan suami nelayan. Nelayan kan pendapatannya enggak menentu,” ujar ibu itu.

Jokowi lantas bertanya. “Kerja apa?”

“Kerja apa saja deh Pak, pokoknya kita kerja,” jawab ibu itu.

Jokowi yg juga bingung mencari solusi bagi para ibu itu kemudian meminta Bupati Tangerang buat menolong ibu-ibu di desa tersebut.

Direktur Utama PLN Sofyan Basyir kemudian menyela perbincangan Presiden dan warga. Dia mengatakan, proyek pembangunan PLTU Lontar mulai mendatangkan 3.000 orang pekerja.

Oleh sebab itu, Sofyan menyarankan agar ibu-ibu itu memakai fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi membuka rumah makan demi kebutuhan pekerja proyek.

Kompas TV Jokowi Kritisi Lambatnya Pembangunan LRT

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose