Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Jika Suporternya Rusuh Lagi, Inggris Dan Rusia Bisa Saja Didiskualifikasi

Paris – UEFA memberikan peringatan keras kepada Inggris dan Rusia. Ancaman UEFA tidak main-main. Kalau Inggris dan Rusia gagal mengendalikan suporter masing-masing, mereka mampu saja didiskualifikasi dari Piala Eropa 2016.

Bentrok antara suporter Rusia dan Inggris telah terjadi sejak dua jam sebelum pertandingan dimulai. Bentrokan itu menyebabkan dua bar dan toko mengalami kerusakan.

Kekacauan tersebut ternyata berlanjut setelah pertandingan di Stade Velodrome, Minggu (12/6/2016) dinihari WIB, tuntas. Tak lama setelah laga yg berakhir dengan skor 1-1 itu selesai, ratusan suporter Rusia menyeberangi pembatas tribune buat mendatangi suporter Inggris. Kejadian itu memunculkan kepanikan di kubu pendukung Inggris.

Beberapa suporter Inggris langsung menghindar, di mana sebagian dari mereka ada yg memanjat pagar pembatas buat menghindari terjadinya bentrokan. Sementara suporter Rusia melemparkan berbagai benda ke arah suporter Inggris.

Jika Suporternya Rusuh Lagi, Inggris Dan Rusia Bisa Saja DidiskualifikasiGetty Images/Lars Baron

UEFA tengah mengusut kejadian itu dan sudah membuka proses disiplin terhadap Rusia. Mereka berharap kerusuhan itu adalah yg pertama dan terakhir. Jika sampai terulang, mereka tidak mulai ragu bagi mendepak Inggris atau Rusia dari turnamen.

“Komite Eksekutif UEFA sudah memperingatkan kedua asosiasi bahwa — terlepas dari setiap keputusan yg diambil oleh badan disiplin independen terkait kejadian di dalam stadion — kalian tak ragu bagi menjatuhkan sanksi tambahan kepada Football Association (FA) dan Russian Football Union (RFU), termasuk potensi diskualifikasi buat tim mereka masing-masing dari turnamen seandainya kekerasan semacam itu terjadi lagi,” tulis UEFA dalam pernyataannya yg dikutip Soccerway.

“Kami mendesak FA dan RFU buat menyerukan kepada suporter mereka agar berperilaku secara bertanggung jawab dan penuh hormat.

“Kami juga ingin menyuarakan dukungan kita kepada otoritas Prancis dan petugas keamanan buat upaya mereka menciptakan turnamen yg aman dalam situasi yg menantang.”

(mfi/nds)

Sumber: http://sport.detik.com

Komentar Anda

You might also likeclose