Sunday , September 24 2017
Topik Terhangat

Setya Novanto: Golkar Realistis Saja, Untuk DKI Dukung Yang Menang

Setya Novanto: Golkar Realistis Saja, Untuk DKI Dukung Yang Menang

JAKARTA, Jurnalwarga.com – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku bahwa partainya memilih sikap memberi dukungan kepada calon gubernur DKI Jakarta yg berpotensi besar menang.

“Yang utama realistis aja. (Golkar) buat DKI yg utama dukung yg menang,” ujar Novanto ketika acara buka puasa bersama Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 di kediaman Agung Laksono di Bilangan Jakarta Timur, Minggu (12/6/2016).

Calon yg dianggap Setya berpeluang besar menang adalah petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut dia, Ahok yaitu figur yg tepat buat memimpin Jakarta. Dia menilai, ketika ini Ahok diinginkan warga bagi kembali memimpin Ibu Kota.

“Figur Ahok, kalian lihat dia dahulu pernah jadi anak buah aku di Dewan Perwakilan Rakyat dan aku liat di Dewan Perwakilan Rakyat kiprahnya juga terus mementingkan rakyat, kepentingan buat persoalan yg berkaitan dengan disiplin terus dia jalankan,” kata Novanto.

“Dan aku lihat apa yg dia laksanakan di Dewan Perwakilan Rakyat dan DKI telah dilaksanakan dengan baik dan berjalan baik. Sekarang yg biasanya ada banjir, enggak ada banjir. Manajemen pemerintahan juga berjalan baik,” lanjut Novanto.

Meski demikian, Novanto menyerahkan mekanisme pengambilan keputusan kepada Dewan Perwakilan Daerah Tingkat I DKI Jakarta.

“Musyawarah daerah tanggal 18 Juni. Mudah-mudahan tanggal 18 ini berjalan lancar dan nanti mekanismenya kalian percayakan kepada Dewan Perwakilan Daerah tingkat I dan semua Dewan Perwakilan Daerah tingkat II di DKI,” tutur mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu.

Selain Golkar, Partai Nasdem dan Hanura telah menyatakan dukungannya kepada Ahok. Kedua parpol itu tak keberatan seandainya Ahok maju lewat perseorangan.

Anggota Teman Ahok, I Gusti Putu Artha sebelumnya mengungkapkan, ketika ini sesama koleganya akan memiliki sikap yg berbeda terkait jalur yg mesti dipilih Ahok.

Sebagian menginginkan agar Ahok tetap maju lewat jalur perseorangan. Namun, sebagian akan bersikap pragmatis, yakni tidak persoalan seandainya Ahok maju lewat jalur parpol.

“Konstelasi pendukung Ahok, di jalur perseorangan memang ada yg sama sekali antiparpol. Tapi ada juga yg moderat, yg utama Pak Ahok mampu tiket. Mau parpol atau perseorangan tak masalah, yg utama menang,” kata Putu ketika dihubungi, Minggu.

Terkait penolakan terhadap jalur parpol, Putu mengungkapkan adanya segelintir anggota Teman Ahok yg mengancam ingin membuang data KTP dukungan warga Jakarta terhadap Ahok.

Karena internal Teman Ahok akan terbelah, Putu meminta agar Ahok langsung menentukan sikap.

“Kuncinya sekarang Pak Ahok. Pak Ahok sekarang harus langsung mengambil keputusan supaya tak jadi blunder. Kalau memang di jalur perseorangan telah lah konsisten di situ,” ujar dia.

Menurut Putu, Teman Ahok menyerahkan sepenuhnya keputusan pada Ahok. Namun, kalau boleh menyarankan, ia meminta agar Ahok tetap memilih jalur perseorangan.

Ahok telah membulatkan tekad bahwa ia mulai maju Pilgub DKI lewat jalur perseorangan.

Pernyataan itu disampaikannya sehari setelah menghadiri haul almarhum Taufiq Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2016).

Di kediaman Megawati, Ahok mengaku sempat mendapat wejangan dari kakak sulung Megawati, Guntur Soekarnoputra, yg memuji kelompok relawan pendukungnya, “Teman Ahok”.

“Kalau aku sih enggak mungkin ninggalin Teman Ahok ya. Sesuatu yg dapat kecewa berat,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis.

Ahok bahkan percaya Teman Ahok mulai dapat mengumpulkan data KTP hingga 1 juta lembar.

“Sejuta pasti nyampe ini. Justru sejuta pasti nyampe. Justru yg jadi persoalan kalian anggapnya tak nyampe,” ujar Ahok.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose