Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Setya Novanto: Saya Harap Ahok Bersama Parpol…

Setya Novanto: Saya Harap Ahok Bersama Parpol...

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto berharap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengurungkan niatnya bagi maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 melalui jalur perseorangan.

Hal itu disampaikan Setya dalam acara buka puasa bersama Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 di kediaman Agung Laksono di Bilangan Jakarta Timur, Minggu (12/6/2016).

“Saya harap Ahok juga bersama partai politik nantinya karena situasi sekarang didukung parpol jadi tentu mulai memberikan hal yg baik,” kata Novanto.

“Karena pada dasarnya parpol ini sebagai yg mendukung memiliki suatu hal yg dapat memberi kontribusi besar,” lanjut dia.

(baca: “Ahok Otaknya Encer Cari Jalan Jadi Penguasa, Biasa Pindah Kendaraan”)

Ketika ditanya apakah Golkar tetap mulai mendukung Ahok seandainya tetap memilih jalur perseorangan, Novanto menjawab dengan santai.

“Pasti Pak Ahok milik pikirin yg lebih baik, doakan saja,” kata Novanto.

Novanto menambahkan, partainya mulai mengambil keputusan resminya setelah Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta melaksanakan Musyawarah Daerah pada 18 Juni 2016.

Selain Golkar, Partai Nasdem dan Hanura telah menyatakan dukungannya kepada Ahok. Kedua parpol itu tak keberatan seandainya Ahok maju lewat perseorangan.

Anggota Teman Ahok, I Gusti Putu Artha sebelumnya mengungkapkan, ketika ini sesama koleganya akan memiliki sikap yg berbeda terkait jalur yg mesti dipilih Ahok.

(baca: Antara Jalur Perseorangan atau Parpol, Teman Ahok Terpecah)

Sebagian menginginkan agar Ahok tetap maju lewat jalur perseorangan. Namun, sebagian akan bersikap pragmatis, yakni tidak persoalan seandainya Ahok maju lewat jalur parpol.

“Konstelasi pendukung Ahok, di jalur perseorangan memang ada yg sama sekali antiparpol. Tapi ada juga yg moderat, yg utama Pak Ahok mampu tiket. Mau parpol atau perseorangan tak masalah, yg utama menang,” kata Putu ketika dihubungi, Minggu.

Terkait penolakan terhadap jalur parpol, Putu mengungkapkan adanya segelintir anggota Teman Ahok yg mengancam ingin membuang data KTP dukungan warga Jakarta terhadap Ahok.

(baca: Segelintir Anggota Teman Ahok Ancam Buang Data KTP Dukungan)

Karena internal Teman Ahok akan terbelah, Putu meminta agar Ahok langsung menentukan sikap.

“Kuncinya sekarang Pak Ahok. Pak Ahok sekarang harus langsung mengambil keputusan supaya tak jadi blunder. Kalau memang di jalur perseorangan telah lah konsisten di situ,” ujar dia.

Menurut Putu, Teman Ahok menyerahkan sepenuhnya keputusan pada Ahok. Namun, kalau boleh menyarankan, ia meminta agar Ahok tetap memilih jalur perseorangan.

Ahok telah membulatkan tekad bahwa ia mulai maju Pilgub DKI lewat jalur perseorangan.

Pernyataan itu disampaikannya sehari setelah menghadiri haul almarhum Taufiq Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2016).

Di kediaman Megawati, Ahok mengaku sempat mendapat wejangan dari kakak sulung Megawati, Guntur Soekarnoputra, yg memuji kelompok relawan pendukungnya, “Teman Ahok”.

(Baca: Pulang dari Rumah Mega, Ahok Makin Mantap Maju lewat Jalur Independen)

“Kalau aku sih enggak mungkin ninggalin Teman Ahok ya. Sesuatu yg mampu kecewa berat,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis.

Ahok bahkan percaya Teman Ahok mulai dapat mengumpulkan data KTP hingga 1 juta lembar.

“Sejuta pasti nyampe ini. Justru sejuta pasti nyampe. Justru yg jadi persoalan kalian anggapnya tak nyampe,” ujar Ahok.

Kompas TV Golkar Belum Pastikan Dukung Ahok

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose