Tuesday , September 26 2017
Topik Terhangat

Anggota Parlemen Inggris Ditembak Mati, Diduga Terkait Referendum

Anggota Parlemen Inggris Ditembak Mati, Diduga Terkait Referendum

Helen Joanne Cox, atau biasa dipanggil Jo Cox, tewas akibat ditembak pria di jalanan Birstall, Distrik West Yorkshire, Inggris. Muncul dugaan anggota parlemen Britania Raya itu dihabisi dipicu persiapan referendum Inggris meninggalkan Uni Eropa.BBC melaporkan, Kamis (16/6), Cox sempat mencoba dilarikan ke RS Leeds menggunakan helikopter. Namun akibat luka tembak di dada dan kepala, serta dua luka tusukan, nyawa politikus perempuan 41 tahun itu tidak tertolong setibanya di rumah sakit.”Dengan sangat sedih harus kalian umumkan bahwa (Jo Cox) meninggal akibat luka-luka yg dideritanya,” kata Kepala Polisi West Yorkshire, Dee Collins, dalam jumpa pers.Polisi menyatakan pelaku telah ditangkap. Pelaku beraksi sendirian, ditengarai seorang pria kulit putih berusia 52 tahun. Pelaku membawa sebuah tas berisi pisau serta pistol bagi menembak mati Cox.”Mengingat pelaku beraksi sendirian, polisi melihat belum ada kelompok yang lain yg berhubungan dengan insiden ini,” kata Collins.Pembunuhan ini diduga terkait motif politik, karena dua saksi mata melihat pelaku meneriakkan slogan anti-Uni Eropa (Britain First-red). Sementara Cox sebagai politikus Partai Buruh aktif mengampanyekan perlunya London tetap bergabung dalam Uni Eropa.”Inggris yg utama,” teriak pelaku sebanyak tiga kali, sebelum menusuk dan kemudian menembak Cox, seperti dilaporkan the Telegraph.Anggota Parlemen Inggris Ditembak Mati, Diduga Terkait Referendum

Pembunuhan Cox dikerjakan di tengah jalan, ketika siang bolong, saat politikus itu bersama suaminya siap mendatangi acara dialog bersama konstituen di Birstall.Collins menyatakan motif penting pelaku masih selalu dipelajari. Dia berharap saksi yg mendengar kata-kata pelaku sebelum melakukan pembunuhan langsung menghubungi polisi.Perdana Menteri Inggris David Cameron mengucapkan bela sungkawa. Mendiang Cox meninggalkan seorang suami serta beberapa anak.Atas insiden ini, Cameron membatalkan kehadirannya dalam acara kampanye di Gibraltar malam ini terkait persiapan referendum status Inggris di Uni Eropa yg digelar 23 Juni mendatang. “Kematian Jo Cox yaitu tragedi. Dia adalah anggota legislatif berdedikasi,” kata PM Cameron lewat akun Twitternya.Atasan Cox sekaligus Pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, turut terpukul atas tewasnya anggota parlemen berusia muda ini. Cox adalah bekas aktivis Oxfam yg sangat peduli pada isu migran serta pembangunan negara dunia ketiga.”Jo sangat dihormati di parlemen, tidak cuma oleh sesama kolega Partai Buruh. Dia tewas ketika menjalankan tugasnya sebagai politikus. Kepergiannya meninggalkan kepedihan luar biasa untuk keluarga,” kata Corbyn.Sang pemimpin partai buruh mendesak polisi langsung menyelidiki motif penembakan ini. “Pertanyaan mengapa Cox harus tewas perlu dijawab dalam waktu dekat,” tandasnya.Baca juga:
Brexit dan resep bubarnya Uni Eropa
Serukan tetap di Uni Eropa, anggota parlemen Inggris ditembak
Sadiq Khan: Ramadan saatnya kurangi takhayul & curiga terhadap Islam
Inggris rayakan hari jadi Ratu Elizabeth II di Jakarta
Deretan perang kata-kata Shadiq Khan vs Donald Trump
Sadiq Khan undang Donald Trump ke London bagi ajari Islam

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose