Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Ini Langkah Tito Berantas Korupsi Di Polri

Ini Langkah Tito Berantas Korupsi Di Polri

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisaris Jenderal Tito Karnavian berjanji mulai berusaha menghilangan korupsi di internal Korps Bhayangkara apabila ia terpilih sebagai Kapolri. Salah sesuatu caranya adalah dengan membentuk tim antikorupsi internal di tubuh Polri.

“Pembentukan tim internal antikorupsi dioptimalkan dalam pembentukan zona integritas,” kata Tito ketika uji kepatutan dan kelayakan terhadap di ruang pertemuan Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

(baca: Polisi, Kekuasaan, dan Korupsi)

Tito juga nantinya mulai mendorong para pejabat di kepolisian buat melaporkan harta kekayaannya kepada pengawas internal Polri. Akan ada juga peraturan kapolri soal pembelian barang mewah oleh anggota Polri.

“Kita juga mulai mengoptimalkan whistle blower sistem, serta peraturan kapolri mengenai binsis anggota polri,” ucap Tito.

(baca: Survei: Kepercayaan Publik terhadap Kepolisian dan Kejaksaan Rendah)

Polri selama ini disorot soal praktik korupsi yg dikerjakan oknum polisi. Penilaian publik terhadap Polri pun buruk.

Kasus korupsi yg paling disorot, yakni korupsi pengadaan simulator surat izin mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas Polri.

(baca: Gara-gara Korupsi, Polisi Divonis 4 Tahun Penjara)

Kasus itu menjerat Irjen Djoko Susilo (waktu itu Kepala Korlantas) dan Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo (waktu itu Wakil Korlantas).

Adapula masalah rekening gendung Aiptu Labora Sitorus. Begitu pula Komjen Budi Gunawan, yg sempat ditetapkan tersangka oleh KPK, tapi dianggap tidak sah oleh putusan praperadilan.

Soal pelaporan harta kekayaan pun masih dikritik. Tidak seluruh pejabat Polri melaporkan harta kekayaan kepada KPK.

Komjen Budi Waseso sempat disorot lantaran tak melaporkan LHKPN sewaktu menjabat Kabareskrim. (baca: Hingga Dirotasi, Budi Waseso Belum Laporkan Harta Kekayaannya)

Kompas TV Tito Karnavian Jalani Uji Calon Kapolri

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose