Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Menengok Dampak Ekonomi RI Akibat Putusan Brexit

Menengok Dampak Ekonomi RI Akibat Putusan Brexit

BBC, Sky TV, maupun ITV mengumumkan hasil referendum berupa kemenangan kelompok pendukung Britania Raya keluar dari Uni Eropa. Dukungan untuk kubu pro-Brexit mencapai 52 persen, sedangkan suara rakyat memilih bertahan 48 persen.Pada Jumat (24/6) pagi waktu setempat, nilai Tukar Poundsterling sudah anjlok ke level terendah 30 tahun terakhir. Demikian pula indeks saham gabungan Inggris, yg rata-rata turun 7,5 persen.Hasil perhitungan suara masuk dari 335 kawasan, telah 95 persen dari total tempat pemungutan suara. Kemungkinan kelompok ‘bertahan’ menang sangat tipis.Ketua Pelaksana Referendum, Jenny Watson, menyampaikan ada total 33 juta suara yg masuk. Artinya tingkat kehadiran pemilih dalam referendum ini sebesar 72 persen.Jurnalis ITV, Allegra Stratton, mengaku memperoleh sumber dari internal Partai Konservatif bahwa Perdana Menteri David Cameron mulai diminta mundur akibat kemenangan kubu ‘enyah’.”Akan ada strategi mundur baik-baik buat Cameron, tetapi tak dalam waktu dekat,” kata Stratton menirukan kata-kata seorang petinggi partai.PM Cameron bersama Partai Buruh meminta rakyat tetap memilih bersama Uni Eropa. Namun nyatanya dalam referendum mayoritas rakyat Inggris ingin keluar.Hasil ini adalah kemenangan untuk politikus kanan ekstrem seperti Pemimpin Partai Britania Raya Independen (UKIP), Nigel Farage, ataupun mantan Wali Kota London Boris Johnson.”Fajar sudah datang untuk Britania. Inilah kemenangan rakyat biasa, rakyat jujur yg bekerja keras,” kata Farage.Kemenangan kelompok ‘enyah’ mengecewakan rakyat Skotlandia. Pemilihan ini melibatkan warga Inggris, Wales, Irlandia Utara, serta Skotlandia. Hanya Skotlandia dan Irlandia Utara yg konsisten mendukung Britania tetap di Uni Eropa.Atas putusan ini, PM Inggris David Cameron mundur sebagai tanggung jawab hasil referendum Uni Eropa. Cameron mengumumkan pengunduran diri di halaman depan kantornya, Downing Street 10, Ibu Kota London, Jumat (24/6). Saat membacakan pidato, dia didampingi istrinya, Samantha.”Keputusan rakyat Inggris harus kalian hormati. Keputusannya sangat jelas. Karenanya, aku berpikir negara ini membutuhkan kepemimpinan yg baru,” ujarnya seperti dilansir the Telegraph.Cameron mengaku tak mampu memimpin Inggris yg secara politik maupun ekonomi berpisah sepenuhnya dari daratan Eropa. Karena itu, dia menyerahkan pada partai buat memilih sosok baru yg mampu memimpin Britania di tengah masa sulit.Selain itu, keputusan ini juga berdampak terhadap ekonomi Indonesia. Hal ini terbukti dari nilai perdagangan ke Uni Eropa.Sepanjang Januari-April 2016 ekspor non-migas Indonesia ke negara-negara UE mencapai 4,61 miliar dollar AS, atau 11,33 persen dari total ekspor non-migas Indonesia ke semua negara di dunia.Sementara itu, impor non-migas pada periode yg sama sebesar 3,59 miliar dollarAS, atau 9,59 persen dari total impor non-migas Indonesia.Dampak-dampak yg dirasakan Indonesia atas putusan Brexit. Berikut ulasan merdeka.com:
Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose