Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Budaya Sumbar Tarik Perhatian Di Parade Frankfrut

Budaya Sumbar Tarik Perhatian Di Parade Frankfrut

London (ANTARA News) – Budaya Sumatera Barat dengan busana pengantin berhasil menarik perhatian dalam Parade der Kulturen (Parade Budaya) 2016 yg diikuti 185 negara, bertema “Bersama untuk Frankfurt yg terbuka dan solider” yg diadakan di Frankfurt, akhir minggu lalu.

Bangga rasanya mampu menampilkan budaya khususnya Busana pengantin dari Minang di Parade der Kulturen parade yg secara rutin dilaksanakan setiap beberapa tahun, yaitu salah sesuatu acara seni budaya terbesar di Frankfurt, ujar Wiulan Panyalai Chaniago yg tiba dari Paris bagi ikut memeriahkan parade kepada Antara London, Rabu.

Setidaknya 100 masyarakat Indonesia di Frankfurt tergabung dalam Persatuan Masyarakat Indonesia di Frankfurt dan Sekitarnya (PERMIF) serta dari dua negara mengunakan busana dari berbagai daerah mengikuti parade membawa nama Indonesia.

Para peserta Parade der Kulturen mengikuti parade menempuh jarak enam km di jalan-jalan penting kota Frankfurt dan diakhiri di Roemer Balai Kota serta dilanjutkan bazaar kuliner di tepian sungai Main, Frankfurt.

Pada Parade der Kulturen yg ke-10 ini, setidaknya 2.000 orang yg tergabung dalam 69 grup/barisan berpartisipasi dalam acara ini, barisan Indonesia bertema Einheit in der Vielfalt (Bhinneka Tunggal Ika) yg terdiri dari barisan Aceh, Bali, Batak, Indonesia Timur, Jawa, dan Padang, demikian KJRI Frankfurt dalam keterangannya.

Selama parade berlangsung, barisan Indonesia diiringi berbagai lagu tradisional Indonesia, secara serentak melakukan gerakan poco-poco, dan dikombinasikan dengan tarian tradisional dari berbagai wilayah. Keunikan barisan Indonesia mengundang antusiasme penonton berdiri sepanjang jalan penting kota Frankfurt.

Pada bazar kuliner diadakan setelah parade, masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam membuka bazaar kuliner khas nusantara.Partisipasi masyarakat Indonesia didukung KJRI Frankfurt pada Parade der Kulturen 2016 memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada publik Frankfurt dan sekitarnya. Setidaknya lebih dari 2000 publik Frankfurt menyaksikan secara segera Parade der Kulturen 2016.

Secara khusus acara ini juga meningkatkan kekompakan diaspora Indonesia di Frankfurt dan sekitarnya. Mengingat acara ini dilaksanakan di bulan puasa, tentunya partisipasi pada Parade der Kulturen ini menjadi tantangan tersendiri buat masyarakat Indonesia yg menjalankan ibadah puasa.Meraka yg tinggal di Frankfurt harus berintegrasi dan menghargai sesuatu sama yang lain tanpa memandang latar belakang negara dan agama. Indonesia juga menyajikan masakannya yg dijual buat umum. Dukungan juga diberikan Konsul Jenderal di Frankfurt Wahyu Hersetiati.

Kordinator kontingen Minang Ibu Ratna dan Mimi Schlter dari Frankfurt, ujar Wulan Panyalai Chaniago dari Paris menambahkan masyarakat Minang di Eropa terpanggil bagi ikut dalam Culture Parade Frankfurt German bersama barisan dari Konjen RI di Frankfurt. Tim Sumbar berasal dari luar Kota Frankfurt bahkan tiba dari Paris, Amsterdam, Belgia, dan Amerika yg tiba dengan biaya sendiri .Menurut Wulan, barisan Indonesia mendapat sambutan dari masyarakat Frankfurt dengan antusias. “Sangat bangga melihat kerja sama dan antusias masyarakat Indonesia bekerja sama dalam mempromosikan Budaya Indonesia,” ujarnya.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose