Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Jilbab Traveler Bikin Baper

Jilbab Traveler Bikin Baper

Jakarta (ANTARA News) – Kisah cinta segitiga masih jadi plot yg banyak dipakai di layar lebar, tidak terkecuali “Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea” dari novel berjudul sama karya penulis Asma Nadia.
Rania Timur Samudra (Bunga Citra Lestari) ingin mengikuti jejak Ibnu Battuta menjelajahi dunia. Petualangan muslimah itu seorang diri di negara-negara asing didukung penuh ayahnya, tetapi tidak lepas dari kekhawatiran di hati ibunya.
Diam-diam ada pria yg khawatir dengan “kelincahan” Rania mengelilingi dunia, Ilhan (Giring Ganesha) yg sudah lama menaruh hati padanya.
Seorang perempuan lajang pergi ke berbagai negara tanpa ada pendamping memang bukan keadaan ideal di mata agamanya. Namun, Rania tidak mau kendala itu menghentikan sayapnya buat terbang melanglang buana.
Ayahnya terus memberikan motivasi pada Rania bagi menjadi “mata dan kaki” dari orangtuanya melihat dunia. Saat jatuh sakit, ayahnya tetap mendorong Rania bagi tetap berkelana. Kali ini ke tempat ayah dan ibunya menemukan cinta, Baluran.
Di sana, Rania bertemu dengan Hyun Geun (Morgan Oey), fotografer yang berasal Korea Selatan yg sedang mengabadikan keindahan Jawa Timur dan Alvin, sahabat Hyun Geun yg kocak (Ringgo Agus Rahman).

Pertemuan dengan Hyun Geun menyisakan kesan negatif terhadap fotografer gondrong yg terlalu blak-blakan. Termasuk ketika ia secara terang-terangan menyatakan rasa suka pada Rania.

Setelah mengalami peristiwa menyedikan,keluarga Rania  mendorong agar gadis itu meneruskan perjalanannya sebagai “jilbab traveler”. Korea Selatan menjadi perhentian selanjutnya.

Takdir kembali mempertemukannya dengan Hyun Geun yg bertekad menjadikan Korea sebagai tempat tidak terlupakan untuk muslimah ini.

Ketika persahabatan Rania dan Hyun Geun semakin dekat, Ilhan muncul bagi meminta kepastian masa depan. Siapa yg mulai dipilih Rania?
Adaptasi novel ke film
Film “Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea” mengusung plot penting cinta segitiga yg sama dari novel 388 halaman dengan penambahan dan pengurangan detil di sana-sini. Konflik yg berlapis-lapis di novel harus dipilah bagi fokus dalam film. Bumbu konflik baru ditambah buat memperkaya sisi dramatis. Sebuah hal lumrah buat film yg ceritanya diadaptasi dari sumber lain. 
“Saya tahu kebutuhan visual dan tulisan beda,” kata Asma yg terus dilibatkan kru film dalam pengembangan cerita.
Nepal yg jadi tempat perjumpaan pertama Rania dan Hyun Geun diganti menjadi Baluran, Jawa Timur karena negara tersebut baru dilanda gempa.
“Situasinya belum pulih, kita sepakat ganti jadi di Indonesia tetapi tempatnya harus yg indah,” Asma mengungkapkan alasan di balik pemilihan kawah Ijen sebagai salah sesuatu latar lokasi.
Sesuai judulnya, Korea Selatan milik porsi besar sebagai latar belakang bergulirnya kisah “Jilbab Traveler”.
Penonton disuguhkan pemandangan seperti rumah tradisional Hanok, deretan pohon di Nami Island yg menjadi lokasi syuting drama televisi “Winter Sonata”, hingga sekumpulan gembok cinta yg dipasang di Menara Namsan atau Menara Seoul.
Hyun Geun
Tokoh penting “Jilbab Traveler”, Rania, dibuat berdasarkan kisah nyata Asma Nadia sebagai penulis yg sudah melanglang buana. Dari puluhan negara yg dikunjungi, Asma menetap paling lama di Negeri Ginseng. Enam bulan.Tokoh Hyun Geun pun benar-benar ada. Bedanya, dalam kehidupan nyata sama sekali tidak ada bumbu percintaan nan dramatis. 
“Saya enggak banyak dapat bahasa Korea, dia juga enggak mampu banyak bahasa Inggris. Tapi dia bilang dia mengerti lewat mata saya,” seloroh Asma yg sudah bersahabat selama sepuluh tahun dengan Hyun Geun.
“Persahabatan kalian unik dan dia orangnya sopan sekali,” lanjut Asma yg berharap novel “Jilbab Traveler” dapat langsung terbit di Korea.
Pertemuan Asma dan Hyun Geun diawali di Busan, Korea Selatan. Hyun Geun yg kala itu masih mahasiswa dan menjadi ketua milis fotografi Korea Selatan kadang mengajak Asma berjalan-jalan.
“Dia yg mengajari aku foto, sampai sekarang aku mampu selfie pakai tripod,” tutur Asma yg kerap mengunggah foto-fotonya di banyak negara dalam akun Instagram.
Hyun Geun tiba ke Jakarta buat menghadiri pemutaran perdana.
“Biasanya kalau nonton film di Korea, aku dapat ketiduran. Tapi kali ini aku nonton sampai habis karena seru sekali,” kata Hyun Geun.
Pria itu tak keberatan dirinya menjadi inspirasi buat tokoh yg dibukukan dan difilmkan. Sebab, muatan yg diangkat adalah nilai-nilai positif, merupakan persahabatan antarnegara dan dunia fotografi.
Morgan Oey dipilih segera oleh Asma Nadia bagi memerankan Hyun Geun.
“He is a good actor,” puji Hyun Geun setelah melihat akting Morgan sebagai dirinya.
Morgan dituntut buat berbicara dalam bahasa Korea dan bahasa Indonesia dengan logat Korea dalam “Jilbab Traveler”. Selama tiga minggu Morgan digembleng buat menguasai dialek tersebut. 
Bagi penonton yg telah tidak asing dengan film atau drama Negeri Ginseng, dialog-dialog Morgan acap kali masih terdengar “kurang Korea”. Saat berbicara dalam bahasa Indonesia, tidak jarang Morgan seperti lupa menekankan logat Korea. 
Ditambah lagi, aktor itu harus beradu akting dengan pemain asli dari Korea Selatan yg berbicara dengan bahasa ibunya secara fasih sehingga perbedaan kemampuan bahasa mereka kelihatan jelas.
Film drama masih jadi genre yg tepat bagi Bunga Citra Lestari. Aktris yg akrab disapa Unge itu mampu secara natural mengekspresikan sosok Rania yg bergumul dengan perasaannya.
Morgan dan Bunga Citra Lestari milik pekerjaan rumah tambahan bagi menunjukkan percikan di antara mereka tanpa adanya kontak fisik sedikit pun.
“Kita sama sekali tak boleh bersentuhan,” kata Morgan.
Alvin yg diperankan Ringgo Agus Rahman dengan dialog dan ekspresi kocak berhasil memberi sentuhan komedi dalam film drama ini. 
Sementara itu, Giring Ganesha mengubah imej dari vokalis Nidji yg atraktif di panggung menjadi pria serius dan kalem.
Asma Nadia mewanti-wanti penonton “Jilbab Traveler” agar siap baper alias “bawa perasaan”.
“Khususnya jomblo-er, ayo milik keberanian seperti Ilhan atau Hyun Geun,” katanya.
“Jilbab Traveler” yg tayang pada 5 Juli 2016 juga dibintangi oleh Dewi Yull, Tasya Nur Medina, Indra Bekti, Ferry Ardiansyah, Aldila Jelita, Wawan Wanisar, Lee Won Joo, Shim Sang Yoon, Jonathan Na Kwang Hoon dan Lim Kyung Ae.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose