Sunday , August 20 2017
Topik Terhangat

Target Penerimaan Ambisius, Sri Mulyani Genjot Pelaksanaan “Tax Amnesty”

Target Penerimaan Ambisius, Sri Mulyani Genjot Pelaksanaan Tax Amnesty

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui bahwa target penerimaan negara pada tahun ini cukup ambisius.

Oleh karena itu, ia mulai menolong menggenjot pelaksanaan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau tax amnesty dengan cara mempersiapkan petugas pajak yg berkualitas.

“Kami menyadari di APBN 2016, selain target penerimaan negaranya cukup ambisius, juga ditambah dengan target penerimaan dari tax amnesty. Jadi, kesiapan jajaran petugas pajak melaksanakan tugas ini menjadi sangat penting,” ujar Sri di Kompleks Istana Presiden, Kamis (28/7/2016).

Sri mengingatkan agar para petugas pajak melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo.

Petugas pajak haruslah mengerti peraturan, memiliki kemampuan menjelaskan tax amnesty dengan baik kepada wajib pajak, milik semangat bagi melayani dan tak memiliki konflik kepentingan dengan wajib pajak.

“Ini soal bagaimana kami membangun atau menciptakan kepercayaan publik serta pelaku usaha. Jadi ini adalah pesan yg sangat utama yg harus diambil tindakan,” kata Sri.

“Mereka harus berlaku profesional buat menumbuhkan kepercayaan itu,” ujarnya.

Sri melanjutkan, periode pengampunan pajak memiliki limit waktu, yakni hingga Maret 2017. Dalam periode itu dibagi lagi menjadi tiga periode.

Sri pun mengatakan, periode pertama ini sangat menentukan kepercayaan para pelaku usaha terhadap pemerintah terkait kebijakan itu.

“Juli sampai akhir September itu rate-nya (besaran pajak yg terhutang) 2 persen. Oleh sebab itu biasanya yg insentif paling rendah itu kita harus berusaha agar periode itu harus betul-betul menciptakan trust tadi,” ujar Sri.

Kompas TV 107 Wajib Pajak Serahkan Surat Pernyataan Amnesti

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose