Sunday , June 25 2017
Topik Terhangat

Naluri Bertahan Hidup Dalam “The Shallows”

Naluri Bertahan Hidup Dalam The Shallows

Layaknya sebuah naluri alami, manusia memiliki keinginan buat mempertahankan hidup. Hal tersebut dikerjakan oleh seorang peselancar wanita bernama Nancy Adams (Blake Lively) ketika ingin menaklukkan ombak di salah sesuatu pantai rahasia di Meksiko.

Perempuan berambut pirang tersebut terobsesi dengan pantai tersebut karena foto-foto yg ditunjukkan oleh ibunya yg sudah meninggal karena kanker.

Pantai tersebut sangat indah dan masih sangat alami dengan tak adanya banyak manusia yg mengetahui lokasi tersebut, karena bagi menuju lokasi ia harus menumpang mobil warga lokal yg bahkan enggan menyebutkan nama pantai tersebut.

Kemudian Nancy bertemu dengan peselancar yang lain yg ternyata juga warga lokal. Ketika ia berselancar, di luar dugaan ia harus diburu oleh seekor hiu besar saat berada di pantai.

Terluka dan kehilangan papan selancarnya, memaksa Nancy harus berenang ke karang terdekat bagi menyelamatkan diri dari perburuan sang hiu.

Di karang tengah laut tersebut Nancy terjebak dan ditunggu hiu buat dimakan. Di tengah pelariannya ia juga harus mengingatkan peselancar yang lain mulai adanya hiu di wilayah tersebut, yg sebelumnya terkenal aman.

Berbagai upaya Nancy kerahkan bagi bertahan hidup, dalam sekejap suasana film bertema liburan pun berubah menjadi horor yg memiliki teror.

Logika Pembelajaran
Film yg disutradarai warga Spanyol Jaume Collet-Serra itu memiliki durasi sekitar 87 menit. Bisa dibilang film tersebut kategori kelas B yg memiliki cerita film sederhana. Namun, dalam setiap adegan Collet-Serra pintar mengemas adegan kecil yg memberikan ketegangan di tengah laut.

Dalam scene film banyak adegan yg memberikan keterangan pada penonton pengetahuan apa yg harus diketahui saat berada di laut.

Nancy Adams seorang peselancar memberikan adegan yg dikemas gampang dipahami oleh penonton bagaimana menjadi seorang peselancar.

Di antaranya adegan di mana saat berhadapan dengan ombak yg deras dan besar orang harus langsung menyelam di bawahnya buat menghindari terbawa arus.

Pengetahuan sederhana tersebut mengajarkan penonton buat menghindari dari terseretnya arus ombak yg kuat di pantai. Juga perlengkapan yg harus dibawa dalam berselancar, seperti tali pengikat selancar, lilin pelapis papan agar tak licin, dan juga pentingnya lotion penangkal terik matahari.

Kemudian juga teori pasang surut air laut juga diperlihatkan dalam film The Shallows, seperti waktu menjelang pasang adalah saat matahari akan terbenam.

Fakta utama lainnya adalah mengenai buoy atau tanda pelampung di mana menandakan daerah tersebut dangkal dan bukan bagi kapal besar berlabuh.

Ada suatu adegan di mana pertarungan berubah menjadi teror ketika Nancy berupaya menggapai buoy karena karang mulai tenggelam akibat air pasang. Di setiap buoy diberitahukan bahwa ada dua alat penyelamat darurat, seperti pistol suar yg terus ada di perlengkapan darurat di atas buoy.

Selain fakta-fakta mengenai pengetahuan pantai, pengetahuan medis juga diselipkan dalam adegan karena diceritakan latar belakang Nancy sebagai ahli medis. Cara menangani luka dengan ikatan kencang menghentikan darah, kemudian dikendorkan dua ketika agar kaki tak mati rasa.

Pemeran Tunggal
Blake Lively menjadi pemeran penting dan tunggal dalam film tersebut, walau ada dua kamera sepanjang film. Hampir 90 persen sorotan kamera terus fokus pada Blake dan hiu yg menjadi antagonis.

Untuk memaksimalkan tipe film dengan panggung tunggul sutradara haruslah menempatkan aktor yg tepat agar penonton tak bosan dengan pemeran penting tunggal.

Nampaknya, Jaume Collet-Serra sang sutradara pandai memilih pemain. Selain syarat menjadi pemeran tunggal haruslah enak dilihat, kemampuan akting haruslah dapat membawa penonton masuk ke dalam cerita, dan merasakan teror yg dirasakan Blake.

Blake Lively nampak nyaman dilihat sebagai aktris tunggal, namun aktingnya juga mumpuni bagi mengemban tanggung jawab tersebut, di mana ia juga kelihatan menguasai teknik renang di laut yg baik. Dan merasakan sepi sendiri serta kesakitan luka saat di atas karang.

Tidak perlu banyak berfikir bagi menikmati film The Shallows, karena jalan cerita yg cuma upaya bagi bertahan hidup dan menyelamatkan diri dari teror hewan buas.

Sajian film yg membawa suasana tegang namun dengan durasi yg tak terlalu panjang, dan dirasa tak berlebihan. Aktris yg tenar lewat film Gossip Girl tersebut juga nampak dapat membawakan peran tunggal yg masih nyaman dilihat dari awal film.

Beberapa adegan mulai kelihatan sedikit mengerikan dengan adanya serangan hiu yg membabi buta. Kemudian mengenai efek kamera, tampaknya sutradara telah menyiapkan Director of Photography yg mumpuni dalam menggambarkan sudut pandang laut dan kedalamannya.

Beberapa sudut pengambilan gambar mulai memamerkan perspektif baru dalam menikmati gelombang laut, dan cukup menyegarkan mata bahwa laut begitu indah dinikmati dari seluruh sudut, termasuk dari bawah laut melihat permukaan arus ombak itu sendiri.

Sensasi pemandangan para peselancar mulai digambarkan secara nyata dalam film ini dengan memakai dua “action cam” yg dipasang di atas kepala serta di papan itu sendiri, sehingga penonton dapat membayangkan seandainya menjadi seorang peselancar.

Akan menjadi sajian menarik disamping adegan menegangkan yg ditampilkan sepanjang film hingga akhir.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose