Monday , June 26 2017
Topik Terhangat

Megawati: Jangan Dipikir Jadi Pemimpin Enak, Kekuasaan Penuh Intrik Dan Gosip

Megawati: Jangan Dipikir Jadi Pemimpin Enak, Kekuasaan Penuh Intrik Dan Gosip

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri menilai menjadi pemimpin bukanlah hal yg mudah.

Menurut Megawati, banyak godaan saat memegang jabatan sebagai pemimpin. Lingkaran kekuasaan terus penuh dengan berbagai masalah.

“Jangan dipikir kalau jadi pemimpin itu enak. Lingkaran kekuasaan penuh juga intrik, gosip, ketidaknyamanan,” ujar Megawati saat memberikan sambutan pada peresmian kegiatan Sekolah Partai Calon Kepala Daerah di Wisma Kinasih, Kota Depok, Selasa (30/8/2016).

Megawati bercerita, sebagai seseorang yg sudah lama berada di lingkaran pemimpin, banyak peristiwa yg membuatnya jatuh-bangun dalam ranah politik.

Hal ini disebabkan dirinya terus berada di lingkaran kekuasaan tertinggi di Indonesia, sejak ayahnya, Soekarno, menjabat sebagai presiden hingga saat dia menjadi presiden kelima.

Megawati pun seringkali merasa kehidupan politik terus penuh dengan hal-hal yg negatif.

“Sebagai seorang yg telah lama terjun politik, bukan cuma teori, tetapi juga berimplementasi. Saya banyak mengalami berbagai peristiwa. Jadi nasib aku belum tentu ada yg mengalaminya,” kata Megawati.

Menurut Megawati, banyak pemimpin yg terlena dengan kemewahan menjadi seorang pemimpin. Hal ini kemudian banyak membuat pemimpin lupa dengan tujuannya buat membela kepentingan rakyat.

“Akhirnya banyak pemimpin lupa dari keinginan yg tadinya dipersembahkan bagi rakyat karena kemilaunya. Ini aku lihat digoyangnya di sini. Seringkali jabatan menyilaukan mata,” ucapnya.

Adapun, sekolah partai buat calon kepala daerah ini dinilai PDI-P sebagai keseriusan mereka dalam menyiapkan pemimpin menjelang Pilkada Serentak 2017.

(Baca: PDI-P Adakan Sekolah bagi Calon Kepala Daerah Pilkada Serentak 2017)

Berbagai materi mulai diberikan dalam sekolah buat kader PDI-P ini. Materi itu antara yang lain strategi pemenangan pilkada dengan kekuatan gotong royong, tata pemerintahan yg baik.

Materi lain, kebijakan pemerintahan pro rakyat, politik anggaran buat rakyat, dan tata pemerintahan antikorupsi.

Kompas TV Megawati Masih “Galau” Tentukan Cagub DKI

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose