Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

Apakah Pria Juga Bisa Mengalami Menstruasi?

Apakah Pria Juga Bisa Mengalami Menstruasi?

Sudah jadi hal yg umum seandainya kaum hawa mengalami siklus menstrual setiap bulannya. Jika terjadi, hal ini mulai menyebabkan dua hal salah satunya adalah fluktuasi hormon. Namun benarkah hal ini cuma dialami wanita? Tentu tak ‘fair’ seandainya naik turunnya hormon yg sedikit banyak berpengaruh ke perilaku, cuma dialami wanita namun pria tidak.Namun ternyata jawabannya tidak. Secara eksklusif, siklus menstrual dan naik turunnya hormon cuma dialami oleh wanita. Namun bukan berarti menjadi pria lebih ‘enak’ dari menjadi wanita. Karena alih-alih mengalami siklus bulanan, setiap harinya hormon testosteron pria mengalami naik turun. Meski para pria juga memiliki estrogen dalam bentuk estradiol, hormon testosteron sendiri benar-benar fluktuatif tiap harinya.Testosteron mulai naik di pagi hari, yg sangat gampang diidentifikasi dengan adanya ‘ereksi pagi,’ serta meningkatnya energi dan vitalitas di pagi hari. Setelah itu, seiring berjalannya hari level testosteron mulai drop dan energi mulai melemah seiring dengan ini.Beberapa aktivitas dapat meningkatkan level testosteron tiap harinya, seperti olahraga serta aktivitas seksual rutin. Sebaliknya, stres dan dua penyakit bisa menyebabkan turunnya level testosteron secara signifikan. Berbagai penyakit akan flu musiman, hingga penyakit signifikan seperti kanker dan diabetes, milik pengaruh besar terhadap produksi hormon. Hal ini dikarenakan tubuh yg butuh lebih banyak energi mulai mengurangi fungsi seksual dengan mengurangi produksi sperma.Selain itu, permasalahan makan serta kurangnya kualitas tidur juga sangat mempengaruhi level testosteron dan produksi sperma.Testosteron juga mulai menurun secara alami seiring penuaan. Seorang pria yg mencapai umur 30 tahun, tingkatan testosteron mulai turun sebanyak 0,5 hingga sesuatu persen tiap tahunnya.Dari penjelasan ini kelihatan bahwa hormon testosteron sebenarnya adalah hal yg krusial buat pria. Bagaimana tidak, tidak cuma mengatur keinginan seksual atau libido, ternyata testosteron juga jadi kunci fungsi dari massa tulang, distribusi lemak, massa otot dan kekuatan, serta produksi sel darah merah. Turunnya testosteron tentu mulai secara harfiah membuat pria jadi ‘lemah.’Jadi, tidak cuma wanita yg secara bulanan mendapat siklus menstrual, pria juga mendapatkannya tiap hari dengan lebih banyak resiko mengintai.Baca juga:
Kenapa masa PMS bikin libido seksual wanita meningkat?
Terganggunya siklus menstruasi, efek buruk dari pil KB
Wanita ini terus haid selama 5 tahun berturut-turut

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose