Saturday , June 24 2017
Topik Terhangat

Cerita Setiadi Kumpulkan Koin Rp 1.000 Hingga Puluhan Juta Demi CBR

Cerita Setiadi Kumpulkan Koin Rp 1.000 Hingga Puluhan Juta Demi CBR

Setiadi (45) yakin satu yg besar bermula dari hal yg kecil. Asalkan benar-benar ditekuni dengan serius.

Berawal dari kesenangan melihat bentuknya, koin Rp 1.000 dikumpulkan Setiadi sejak 4,5 tahun lalu. Mulanya, koin-koin yg dia kumpulkan itu buat dibagi-bagikan ke anak-anak yg bertamu ke rumahnya ketika Lebaran Juli 2016 lalu.

“Soal koin itu, awal mulanya karena senang lihat bentuk koin Rp 1.000 aku kumpulinlah. Tadinya mau bagi Lebaran kemarin aku masukin di toples yg dilubangin di tengahnya, nanti pas anak kecil tiba suruh ambil, tetapi setelah dipikir-pikir sayang,” katanya ketika berbincang dengan merdeka.com, Selasa (27/9).

Dia kemudian memikirkan bagaimana cara membuat tabungan koinnya itu tetap utuh. Tidak diambil, sekalipun butuh.

“Lalu aku lemparin ke kaleng yg aku kasih oli bekas. Jadi misalnya ada kembalian uang ya masukin ke situ, akhirnya anak dan istri aku ikut, sampai teman-teman juga ikut-ikutan, jadi mereka kasih koin nanti aku tukar (uang kertas) sering kewalahan juga, sampai aku utang nanti kalau ada aku ganti. Malah pernah THR saya, aku tukar juga,” ucapnya tertawa.

Ayah empat anak ini milik alasan kenapa kaleng buat koin diisi oli. “Karena kalau gitu pasti malas ambilnya, siapa juga yg mau ambil itu tangan jadi kotor. Makanya utuh,” sambungnya.

Kaleng itu juga sengaja dipilih yg berukuran 5 kg. Kaleng itu diletakkan di bagian dapur rumahnya. “Jadi sekalian lewat ya masukin”.0

Pada akhir minggu dahulu tepatnya, Minggu (25/9), Setiadi terpikir membongkar celengan koin Rp 1.000 itu. Kebetulan, dia butuh sepeda motor baru buat menggantikan sepeda motor merek Tiger yg telah tua itu.

“Ya awalnya aku mikir motor Tiger aku telah tua juga, selalu main ke dealer, dan aku memang tertarik Honda CBR 150 CC. Nah sebelum aku bawa pakai kaleng cat ukuran 25 kg ditambah boks plastik, koinnya aku cuci dahulu di rumah,” tambahnya.

Honda CBR 150 CC yg diincar Setiadi lebih kurang seharga Rp 33,4 juta. Meski cuma menabung recehan, dia percaya usahanya menabung selama ini mulai mendekati hasil.

“Saya itu masukin Minggu kemarin, kabarnya kemarin baru Rp 14 juta yg telah dihitung. Saya nunggu aja nambah berapa gitu. Katanya dikabarin hari ini atau besok,” kata warga Pancoranmas itu.Baca juga:
Cerita pemilik receh sesuatu dus di Depok buang ATM biar dapat menabung
Bawa uang receh untuk beli CBR, Setiadi 8 kali ditolak diler

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose