Sunday , August 20 2017
Topik Terhangat

5 Hal Penting Yang Harus Diketahui Dari BPJS Kesehatan

5 Hal Penting Yang Harus Diketahui Dari BPJS Kesehatan

Siapa pun tidak ada yg ingin sakit. Tapi, yg namanya musibah terus tidak mampu diprediksi kapan datangnya. Jika kebetulan tak ada dana darurat yg tersedia, keadaan ini dapat jadi beban yg cukup berat. Inilah yg menjadi alasan pentingnya memiliki asuransi kesehatan. Di samping asuransi dari pihak swasta, pemerintah belakangan ini juga memiliki program asuransi kesehatan lewat BPJS Kesehatan. Kini masyarakat kecil juga mampu tenang kapan pun sakit datang. Meski begitu, ada lima hal utama yg perlu diketahui sebelum memakai BPJS Kesehatan. Bisa digunakan bagi beragam penyakitJika asuransi kesehatan dari pihak swasta memiliki batasan dan syarat pada penyakit-penyakit tertentu, maka BPJS Kesehatan mampu digunakan buat menanggung semua macam penyakit. Bukan itu saja, BPJS Kesehatan juga mulai menanggung anggota BPJS dari segala jenjang usia, termasuk tingkat keparahan penyakit yg diderita pasien. Menganut pola rujukan berjenjangPengguna BPJS Kesehatan tak serta merta dapat memeriksakan diri di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yg diinginkan. Sebaliknya, pasien perlu berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, dan dokter praktek yg bekerjasama dengan BPJS. Baru seandainya fasilitas kesehatan tersebut tak sanggup menangani atau membutuhkan konsultasi dokter spesialis, pasien mulai dirujuk ke fasilitas kesehatan yg lebih tinggi.Belum bekerjasama dengan seluruh fasilitas kesehatanBPJS Kesehatan belum bekerjasama dengan segala rumah sakit atau fasilitas kesehatan yg ada di Indonesia. Hal inilah yg tidak jarang harus membuat pasien mengantre ketika berobat. Maka dari itu, sebelum memakai BPJS Kesehatan ada baiknya tiba segera bagi berkonsultasi di kantor BPJS terdekat. Sekaligus memastikan fasilitas kesehatan pertama yg tertera pada kartu BPJS.Menjamin layanan tambahanBPJS Kesehatan juga menjamin layanan tambahan yg diperlukan oleh pasien, seperti kebutuhan obat dan pemeriksaan laboratorium. Pasien pun tidak lagi membayar layanan tambahan tersebut. Kecuali dianggap kurang sesuai dengan prosedur atau ketentuan. Tapi, tidak jarang masih ada dua rumah sakit rekanan BPJS Kesehatan yg fasilitasnya kurang lengkap, sehingga harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lain sesuai dengan aturan yg berlaku. Pasien juga dikenai biayaPasien dapat dikenal biaya tambahan bila meminta fasilitas lebih tinggi dari hak yg seharusnya diperoleh. Misalnya, seandainya Anda terdaftar di pelayanan kelas beberapa tetapi menginginkan fasilitas perawatan kelas satu, maka kekurangan biayanya menjadi tanggungan pasien sendiri. Jika ingin demikian, maka pasien perlu memberitahu pihak BPJS Kesehatan dan petugas rumah sakit.Harus Membayar Iuran Tepat WaktuJika ingin mampu mendapatkan pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan, sebaiknya Anda terus membayar iuran tepat waktu. Berdasarkan aturan terbaru yg berlaku, BPJS Kesehatan tak memberlakukan denda keterlambatan membayar. Tapi, telat membayar iuran hingga 1 bulan mulai dikenakan sanksi kartu peserta yg segera non aktif. Jika tak sempat membayar iuran lewat ATM, Anda dapat bayar BPJS Kesehatan online secara mudah. Tinggal beli paket internet, agar kamu dapat membayar iuran BPJS Kesehatan di Tokopedia. Semoga keterangan di atas mampu menolong ya!
Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose