Thursday , September 21 2017
Topik Terhangat

Polisi Targetkan Berkas Perkara Ahok Rampung Dalam Tiga Pekan

Polisi Targetkan Berkas Perkara Ahok Rampung Dalam Tiga Pekan

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penyidik mulai intens melakukan pemeriksaan saksi terkait perkara dugaan penistaan agama yg menjerat Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ia memperkirakan berkas kasus mulai rampung dalam tiga minggu ke depan.

“Mudah-mudahan mampu secepatnya. Targetnya paling lama tiga pekan buat pemberkasannya saja. Termasuk pemeriksaan Ahok sendiri,” ujar Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Boy mengatakan, dalam proses penyidikan, penyidik mencari bukti-bukti yang lain bagi melengkapi pemberkasan. Jika ada saksi-saksi yg belum tuntas diperiksa, maka mulai dilanjutkan dalam proses ini.

Nantinya penyidik mulai menjadwalkan lagi pemeriksaan Ahok sebagai tersangka.

“Jadwalnya belum dapat. Mudah-mudahan tak lama lagi jadwalnya telah disampaikan dan dapat dikerjakan pemeriksaan,” kata Boy.

Boy mengatakan, polisi telah mendapatkan sebagian besar informasi dari para saksi di tingkat penyelidikan. Saat ini tinggal fokus pada format berita acara pemeriksaan.

Di tingkat penyelidikan, berita acara yg disusun berupa berita acara interview.

“Masa penyidikan ini harus lebih lengkap lagi aspek-aspek keterangan ya g harus digali. Saksi ini mulai mengatakan kejelasannya di pengadilan,” kata dia.

Penetapan tersangka dikerjakan setelah gelar masalah terbuka terbatas yg dikerjakan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Selasa (15/11/2016).

(Baca: Bareskrim Tetapkan Ahok sebagai Tersangka Penistaan Agama)

Dalam gelar perkara, tim penyelidik memaparkan hasil penyelidikan dan bukti-bukti yg dimiliki berupa informasi saksi, ahli, dan video.

Kemudian, masing-masing pihak dari kepolisian, pelapor, dan terlapor diberi kesempatan buat mengatakan pendapatnya.

(Baca: Penetapan Ahok sebagai Tersangka Diwarnai Perbedaan Pendapat Ahli)

Dari hasil gelar perkara, polisi menetapkan bagi melanjutkan penyelidikan masalah Ahok ke tingkat penyidikan. Ahok juga dicegah bepergian ke luar negeri.

(Baca: Kapolri Jelaskan Alasan Cegah Ahok Bepergian ke Luar Negeri)

Kompas TV Ketua MUI: Presiden Tak Akan Intervensi Kasus Ahok

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose