Saturday , June 24 2017
Topik Terhangat

Xiaomi Sejatinya Gratiskan Ponsel Ke Pembeli

Xiaomi Sejatinya Gratiskan Ponsel Ke Pembeli

KOMPAS.com – Vice President Global Xiaomi, Hugo Barra mengungkapkan bahwa perusahaan tak mendapat untung dari penjualan smartphone. Hal ini diutarakan Barra dalam sesi wawancaranya dengan Reuters.

Hugo Barra menyampaikan bahwa seandainya Xiaomi menjual 10 miliar unit smartphone pun perusahaan tetap tak mulai untung.

“Pada dasarnya, kita memberi cuma-cuma (handset kami) ke kita tanpa menghasilkan uang,” kata Barra, seperti dikutip KompasTekno, Minggu (27/11/2016).

Ia menambahkan, pada intinya, konsep bisnis Xiaomi adalah mencari pendapatan yg berulang-ulang (recurring revenue) selama dua tahun, bukan mencari untung dengan cepat lewat margin (selisih ongkos produksi dan harga jual) smartphone yg dijualnya.

Selain smartphone, Xiaomi juga berharap dapat mendapatkan pemasukan dari sektor yang lain bisnisnya, seperti bisnis peranti smart home, aksesori smartphone, serta bisnis software dan layanannya.

Tanggapan itu dilontarkan Barra kepada Reuters setelah lembaga riset IDC melaporkan bisnis smartphone Xiaomi tahun ini turun 12 persen secara global dibandingkan tahun lalu. IDC juga meramalkan penjualan Xiaomi di kuartal ketiga di China mulai turun 45 persen.

Hugo Barra juga menampik isu miring bahwa Xiaomi sedang kehabisan uang dan butuh pendanaan lewat IPO, seperti vendor smartphone China lainnya, yakni LeEco. (Baca: LeEco Dikabarkan Kehabisan Duit, Gaji CEO Jadi Rp 2.000 )

“Tidak ada desakan bagi melakukan IPO (initial public offering) atau pendanaan privat,” kata Barra.

Xiaomi sendiri terakhir mendapatkan pendanaan pada 2014 lalu. Pendanaan itu membuat valuasi perusahaan Xiaomi menjadi 46 miliar dollar AS. Saat itu, Xiaomi menjadi perusahaan rintisan digital (startup) paling kaya, sekaligus vendor smartphone terlaris di China.

Baca juga: Indikasi Kuat Xiaomi Bakal Comeback ke Indonesia

Sumber: http://tekno.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose