Sunday , June 25 2017
Topik Terhangat

Kompolnas Anggap Kasus Makar Tak Ada Hubungan Dengan Perkara Ahok

Kompolnas Anggap Kasus Makar Tak Ada Hubungan Dengan Perkara Ahok

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menanggapi banyaknya wacana yg menyebut bahwa penangkapan sejumlah orang terkait dugaan makar berkaitan dengan dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Polisi menangkap 10 orang yg diduga melakukan pemufakatan bagi bertindak makar.

“Kompolnas memandang tak ada relevansinya penangkapan 10 orang yg diduga makar, dengan penanganan perkara dugaan penistaan agama yg diduga dikerjakan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yg sudah dikerjakan oleh Polri,” ujar Poengky melalui informasi tertulis, Jumat (2/12/2016).

Poengky mengatakan, seandainya ada pihak yg keberatan dengan adanya penangkapan itu, maka ada upaya hukum yg tersedia, yakni praperadilan. Mereka dapat menguji keabsahan penangkapan lewat cara tersebut.

“Untuk substansi perkaranya sendiri, mari kalian sama-sama menghargai sistem peradilan pidana yg berlaku di Indonesia,” kata Poengky.

Masyarakat diminta mempercayakan proses penegakan hukum kepada Polri. Kompolnas, kata Poengky, meminta masyarakat buat menebarkan kesejukan. Jangan lagi ada upaya memprovokasi hingga makar.

“Serta menghormati semua proses hukum yg tengah berlangsung,” kata Poengky.

Mengenai doa bersama 2 Desember, Poengky mengapresiasi semua pihak yg terlibat. Mereka berhasil membuktikan bahwa aksi yg dikerjakan berjalan damai.

“Selamat bertugas kepada semua jajaran Polri atas jerih payahnya selama ini dalam melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, dan menegakkan hukum,” kata Poengky.

Polisi menangkap 10 orang di tempat terpisah atas dugaan melakukan makar. Sepuluh orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah musisi Ahmad Dhani, aktivis Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, Rizal Khobar, dan Firza Huzein.

“Kalau telah ditangkap itu pasti telah ditetapkan menjadi tersangka,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar.

(Baca juga: Ditanya soal Penangkapan 8 Orang Terkait Dugaan Makar, Ini Jawaban Jokowi)

Mereka ada yg dipersangkakan dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa, ada yg terkena Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP tentang Makar, dan ada juga yg terkait Pasal UU ITE.

Boy belum bisa memastikan apakah mereka mulai segera ditahan atau tidak. Saat ini, kata dia, 10 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

(Baca juga: 10 Orang yg Diduga Makar Ingin Manfaatkan Momentum Doa Bersama 2 Desember)

Kompas TV Soal Isu Makar, Jokowi: Itu buat Mengingatkan

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose