Tuesday , August 22 2017
Topik Terhangat

Programer Samuel Franklyn Tutup Usia

Programer Samuel Franklyn Tutup Usia

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = “//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.3”; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

KOMPAS.com – Samuel Franklyn, programer yg menderita lumpuh dikabarkan meninggal pada Jumat (25/11/2016) malam di Jakarta. Samuel, yg lumpuh akibat rusaknya syaraf tulang belakang,  meninggal dalam usia 48 tahun karena sakit. 

Kabar tersebut diunggah lewat akun Facebook pribadi Samuel Franklyn, yg dikelola oleh teman-temannya.

Teman kita, Samuel Franklyn, telah berpulang ke rumah Bapa pada hari Jumat 25 November 2016 malam. Saat ini jenazah disemayamkan di Rumah Duka Jelambar, Ruang Lily lantai dasar. Kebaktian Penutupan Peti mulai diadakan malam ini pukul 19.00 dan pemakaman mulai dilaksanakan esok pagi, Minggu 27 November 2016, di Tegal Alur. Berangkat dari Rumah Duka pukul 10.00 pagi.

Ucapan belasungkawa dari teman-teman Samuel membanjiri postingan Facebook tersebut yg baru diunggah pada Sabtu (26/11/2016) petang.

Samuel Franklyn atau yg akrab disapa Sam, bekerja sebagai programer di Galileo Indonesia. Ia lumpuh sejak 2010 akibat rusaknya syaraf tulang belakang ketika terjatuh di jalan.

Setelah lumpuh, Sam menghabiskan hari-harinya di kamar kontrakannya di daerah Tanjung Duren, Duri Kepa, Jakarta Barat. Sambil terbaring, ia tetap aktif sebagai programer lepas dengan memakai laptop yg ditopang pipa besi yg sudah dimodifikasi, sehingga ia tetap mampu mengetik sembari terbaring.

Programer Samuel Franklyn Tutup UsiaKompas.com/Andri Joseph Samuel Franklyn (47), programmer lepas di Galileo Indonesia ini mengalami lumpuh dari tahun 2010 yg mengakibatkan dia tak dapat berdiri. Sehari-harinya Samuel bekerja dengan laptop dan alat penyangganya dengan posisi tidur.

Menkominfo Rudiantara sempat berkunjung ke rumah Samuel di awal-awal ia menjabat 2014 lalu. Rudiantara berbincang tentang dunia programming dan kemungkinan dilibatkannya Samuel dalam program kerja yg mulai dikerjakan oleh Kementerian Kominfo, terutama soal DNS Nasional.

Namun karena proyek DNS Nasional ini menurut praktisi bukan solusi yg dituju, maka program DNS Nasional sedang dibuat rancangan ulangnya kembali.

Rudiantara mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat Samuel, dan itu yg patut kami contoh. “Dengan keadaan (Samuel) yg seperti demikian, ia memiliki spirit luar biasa pantang menyerah, aku belajar banyak dari filosofi dia,” ujar Rudiantara.

“Kita patut bangga dengan Sammy,” imbuhnya.

Baca: Menkominfo Kunjungi Programmer Samuel Franklyn

Menurut Rudiantara, ada sisi yg mampu diteladani dari Samuel, terutama soal semangat. Samuel walau memiliki keterbatasan fisik tapi memiliki semangat luar biasa. “Kita yang, mohon maaf, memiliki keadaan normal harus memiliki semangat seperti itu,” terangnya.

Menkominfo Rudiantara belum dapat dimintai keterangannya hingga berita ini ditayangkan. Ia masih dalam kunjungan kerjanya ke Brunei.

“Beliau di Brunei, besok siang baru take off dari Brunei,” ujar Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Noor Iza ketika dihubungi KompasTekno.

Secara pribadi, Noor Iza turut berduka cita atas kabar meninggalnya Samuel.

“Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME, kegigihan dan kemandiriannya, utamanya melalui keahlian progammingnya patut diacungi jempol, semoga model semangat ini menginspirasi kalangan programmer yang lain yang juga terus gigih,” kata Noor Iza

Selamat jalan, Samuel.

Baca: Sam Franklyn, Menjaga Optimisme Meski Terbaring Lumpuh
Sumber: http://tekno.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose